foto: striker.id

STRIKER.ID – Membuat sejarah dengan sukses pertama kali meraih gelar Piala AFF U-16, seharusnya bisa membuat pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini sedikit santai dan menikmati kesuksesannya.

Namun pada kenyataannya, pelatih asal Aceh tersebut kini justru dibikin pusing, dengan persoalan yang melanda persiapan timnya di ajang Piala Asia 2018 di Malaysia September mendatang.

Persoalan tersebut terkait dengan regulasi dari AFC yang tidak memperbolehkan pemain baru di luar yang didaftarkan saat kualifikasi tahun lalu, untuk jadi anggota skuat di putaran final.

Baca juga:

Padahal, Timnas U-16 sendiri sudah cukup banyak melakukan bongkar pasang pemain, pasca kualifikasi AFC 2018, hingga bisa sesolid sekarang.

“Ada satu aturan dari AFC yang cukup mengejutkan. Dimana setiap tim tidak bisa mendaftarkan pemain baru, di luar pemain yang sudah didaftarkan pada saat kualifikasi tahun 2017 kemarin. Dengan persoalan ini, kami terancam kehilangan beberapa pemain, karena skuat yang sekarang juga banyak pemain baru,” keluh Fakhri.

Fakhri menambahkan, AFC sebenarnya mengizinkan setiap tim menambah atau menukar pemain baru, asal pemain baru yang didaftarkan kelahiran Bulan September 2002 ke atas.

“Sebenarnya bisa saja kami menambah pemain, dengan syarat pemain baru yang didaftarkan kelahiran September 2002 ke atas, atau tahun 2003,” lanjut Fakhri.

Menyikapi masalah tersebut, Fakhri mengaku menyiapkan dua skenario. Yang pertama akan terus berupaya melobi AFC agar bisa menambah pemain atau mempertahankan pemain yang ada.

Yang kedua, jika lobi gagal, ia akan mengontak banyak pelatih di daerah untuk bisa mencarikan bakat-  bakat terbaik kelahiran Bulan September tahun 2002 ke atas.

“Saya sih berharapnya bagaimana aturan ini bisa kita lobi, sehingga pemain yang ada sekarang bisa dipertahankan dan tidak perlu dicoret, serta kami bisa menambah pemain baru,”

“Tapi kalau tidak berhasil melobi, saya akan kontak para pelatih di daerah, kita akan seleksi lagi sesuai dengan regulasi yang ditetapkan AFC,” pungkas mantan playmaker Bontang PKT tersebut.

 

Komentar

komentar