STRIKER.ID – Kapten baru Manchester United, Paul Pogba mengakui dirinya dipaksa bungkam oleh tim perihal ketidak harmonisan hubungannya dengan tim. Dia mengatakan bisa dituntut oleh klub jika membocorkan infromasi yang tak seharusnya dibocorkan.

Jelang penutupan bursa transfer musim panas ini Pogba santer dikaitkan akan hijrah ke Barcelona. Mino Railoa selaku agen Pogba dikabarkan menjalin kesepakatan lisan dengan raksasa Katalan tersebut. Sampai-sampai ada kabar yang menyebutkan mantan pemain Juventus itu bakal mengenakan jersey nomor 8 milik Andres Iniesta.

Resmi, Luka Modric Memilih Bertahan Di Real Madrid Setelah…

Desas-desuh hijrahnya Pogba merupakan dampak dari kabar keretakan hubungannya dengan manajer MU, Jose Mourinho sejak akhir musim lalu. Tensi keduanya semakin memanas setelah Pogba mengaku terganggu dengan komentar-komentar yang dilontarkan  Mourinho sepanjang gelaran Piala Dunia. Dan puncaknya, mantan pemain termahal dunia tersebut dikabarkan tak betah dan akan hengkang pada musim panas ini.

Pada akhirnya Pogba tetap bertahan dan tiba-tiba saja bak kapten menyemat dilengannya saat pertandingan pembuka lawan Leicester City. Ditunjuknya Pobga sebagai kapten SetanMerah yang baru mengundang pertanyaan, Apakah ini salah satu cara MU agar Pogba tetap bertahan ?

Ketika ditanya masalah ini Pogba mengaku nyaman berada di Manchester United. Dia bersikukuh tak akan bermain bagus jika memang tidak nyaman di Old Traford. Namun ketika terus didesak, dia mengaku tak bisa berbicara banyak karena ada payung hukum yang melindungi rahasia tersebut.

Gagal Dapatkan Pemain, Tottenham Hotspurs Justru Cetak Sejarah Baru

“Jika tidak bahagia, anda tak akan bisa memberikan yang terbaik,” buka Pogba dilansir dari Skysport.com.

“Ada hal yang bisa dan hal yang tak bisa saya jabarkan, atau jika tidak saya bisa dituntut,” lanjutnya.

 

Komentar

komentar