STRIKER.ID – Pelatih Fakhri Hisaini sukses melambungkan nama Timnas Indonesia U-16 dilevel Asia dengan gelar jawara Piala AFF U-16 2018. Pasca menjadi jawara seluruh skuad Garusa Asia pun diliburkan untuk bisa bertemu dengan keluarga mereka masing-masing.

Baca Juga

Lalu apa yang dilakukan coach Fakhri selama libur latihan?, ternyata ia pulang ke kampung halamannya berkumpul besama keluarga di Kalimantan Timur. Tak hanya itu, ia juga kembali ke kantornya untuk bekerja di PT Pupuk Kaltim (PKT).

Fakhri memang merupakan karyawan PKT, namun diperkenankan menangani Timnas U-16. Status sebagai karyawan PT Pupuk Kaltim tak menghalangi karier Fakhri bersama timnas U-16. Sebab, pelatih berusia 53 tahun mendapat dukungan penuh dari jajaran direksi untuk menjalankan tugas bersama dengan Garuda Asia.

“Saya istirahat dulu, berkumpul bersama keluarga. Saya pulang dan sudah tidak sabar untuk bertemu keluarga. Saya tidak sabar juga untuk segera makan coto Makassar masakan istri saya,” ungkap Fakhri, dilansir dari bolasport.com.

“Setelah Piala AFF ini, saya istirahat sebentar, lalu kembali ke kantor. Saya kan karyawan di PT Pupuk Kaltim,” tutur Fakhri.

Fakhri tak bisa dilepaskan dengan PT Pupuk Kaltim. Saat masih aktif sebagai pemain sepak bola, Fakhri pernah bermain di klub Pupuk Kaltim Bontang. Ia juga pernah menjadi pelatih bagi klub tersebut.

“Karena itu, saya ucapkan banyak terima kasih pada direksi PT Pupuk Kaltim. Mereka selama ini sudah memberi izin kepada saya. Tugas saya di kantor berat, tapi demi tugas negara mereka berikan izin kepada saya jadi pelatih,” ucap Fakhri.

Izin yang diberikan oleh jajaran direksi PT Pupuk Kaltim dibalas dengan gelar juara Piala AFF U-16 oleh Fakhri.

Bukan hanya itu saja, pria kelahiran Lhokseumawe juga memberikan gelar juara di Tien Phong Plastic Cup Tournament 2017 dan turnamen Jenesys U-16.

 

 

 

 

 

Komentar

komentar