STRIKER.ID – Momen libur kompetisi Liga 1 2018 banyak dimanfaatkan oleh sejumlah pemain untuk liburan dan pulang kekampung halaman untuk bercengkrama dengan keluarga tercinta.

Namun, hal berbeda justru dilakukan oleh bek senior Persija, Maman Abdurrahman yang lebih memilih melalukan hal mulia yakni berbagi ilmu sepak bola kepada anak-anak.

Baca Juga

Waktu libur kompetisi ini, Maman disibukkan melatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Kamiada FC yang ada di daerah Bekasi.

Pemain berusia 36 tahun itu pun punya alasan tersendiri mengapa bersedia melatih di Kamiada FC. Tentu bukan karena untuk mengisi waktu luang, melainkan menerapkan ilmu kepelatihan yang beberapa waktu lalu dia serap.

Sebagai informasi, Maman saat ini telah mengantongi lisensi kepelatihan C AFC.

“Iya benar, saya hadir sebagai pelatih tamu untuk membantu teman saya di sana. Saya bersedia karena lisensi kepelatihan yang saya dapat harus dipraktekkan juga. Percuma kalau punya lisensi tidak dipraktekan,” ucap Maman, dilansir dari BolaSport.com

Eks pemain PSIS Semarang itu menyebut banyak hal yang ia dapatkan dari melatih SSB dan mengetahui jika menjadi pelatih bukan hal yang mudah. Tapi, dia sejauh ini menikmati proses jadi pelatih.

“Pelajaran yang saya dapat, jadi pelatih itu susah. Tapi, saya senang bisa membagi ilmu, pengalaman dengan generasi muda,” imbuhnya.

Meski sudah mulai menjajal ilmu kepelatihannya, Maman mengaku belum punya rencana untuk secera profesional jadi pelatih. Ia masih ingin melanjutkan karirnya sebagai pemain sepak bola.

“Hati masih ingin bermain, tapi usia tidak bisa dibohongi. Siap atau tidak siap untuk terjun jadi pelatih harus siap. Tapi, untuk sekarang masih fokus bermain,” tutup Maman.

Diusianya yang memasuki 36 tahun ini Maman memang sudah melang-lang buana diindustri sepak bola Indonesia. Sebelum Persija, ia tercatat pernah menjadi bagian dari beberapa klub elit seperti Persib Bandung dan Sriwijaya FC.

 

 

 

 

Komentar

komentar