foto: tempo.co

STRIKER.ID – Krisis penyerang lokal yang kini menimpa Timnas Indonesia dan Liga 1 mendapat perhatian dari mantan bomber Timnas dan Persib Bandung Zaenal Arief.

Menurut mantan striker yang juga kakak kandung pemain Bali United Yandi Sofyan Munawar tersebut, krisis ini dipicu kecenderungan klub untuk memafaatkan regulasi pemain asing demi memenuhi lini depan dan belakang.

Maka bisa dilihat, bahwa hampir semua klub di Liga 1 mempunyai pemain asing di posisi bek tengah dan juga penyerang utama.

”Jadi setiap tim memanfaatkan itu, yang dicari pasti yang bertahan supaya tidak kemasukan, dan penyerang yang bisa memasukan. Mereka memperkuatnya di situ,” kata Zaenal Arief, seperti dikutip dari bolalob.com.

Hingga pekan ke-20, penyerang Mitra Kukar Fernando Rodrigues memimpin daftar top scorer dengan 14 gol, kemudian menguntit di belakangnya adalah Ezechiel N’Douassel dari Persib Bandung dengan 13 gol. Tercatat penyerang lokal yang mampu bersaing hanya Samsul Arif dan Stefano Lilipaly yang masing-masing mencetak 10 gol.

”Kalau toh striker lokal berkurang, ya ini soal regulasinya. Itu pandangan saya. Dulu kenapa bisa muncul, kenapa pemain asing dikurangi dan benar-benar diseleksi,” ujarnya menambahkan.

Baca juga:

Ia menambahkan, jika tidak ada perubahan ekstrim dalam regulasi pemain asing, maka Zaenal pesimis kondisi ini akan segera membaik.

”Kalau sekarang, saya rasa sulit dengan regulasi yang ada, ya mau enggak mau striker lokal menunggu giliran,” pungkasnya.

Komentar

komentar