Via Jawapos.com

STRIKER.ID- Persebaya Surabaya resmi memilih Djajang Nurjaman sebagai pelatih kepala, ditemani Bejo Sugiantoro untuk mengarungi sisa kompetisi Liga 1 2018. Namun apa sebenarnya alasan Bajul Ijo memilih mantan pelatih Persib Bandung tersebut sebagai rekan duet Bejo?

Dipaparkan manajer Persebaya Chandra Wahyudi, setidaknya ada dua alasan kuat yang mendasari pemilihan duet Djajang -Bejo ini.

”Ada banyak pelatih yang melamar. Kami memilih Djanur karena pengalamannya menangani klub-klub besar di Indonesia. Juga relasi yang nyaman dengan Bejo,” kata manajer tim Persebaya Candra Wahyudi Sabtu (25/8), seperti dikutip dari situs resmi Persebaya.

”Semoga duet pelatih Djanur-Bejo membawa Persebaya meraih hasil maksimal,” lanjutnya.

Baca juga:

Sementara, Djanur sendiri merasa tidak keberatan berduet dengan Bejo, justru kehadiran mantan bek Persebaya ini ia anggap sebagai keuntungan besar, ketika masuk ke Green Force di tengah musim.

 ”Saya senang bisa bergabung Persebaya. Bersama Coach Bejo yang tahu detail tim juga kultur sepak bola Surabaya, semoga kami bisa membawa Persebaya meraih hasil maksimal,” kata Djanur.

”Saya tentu akan banyak berkomunikasi dan berdiskusi dengan Coach Bejo,” lanjutnya.

Bejo sendiri merasa terhormat bisa berduet dengan Djanur. Ia memastikan akan menyiapkan segala hal yang diperlukan mantan pelatih PSMS tersebut di tim Persebaya.

”Saya akan bantu Coach Djanur masuk di Persebaya. Saya akan mengawal dari sisi pemain, memastikan kondisi tim kondusif,” kata Bejo.

Meski telah resmi menjadi pelatih Persebaya, Djanur belum akan bergabung dalam sesi latihan Rendi Irwan dkk. Dia baru akan bergabung pada 3 September.

 

Komentar

komentar