sumber: bola.okezone.com

STRIKER.IDPersib Bandung akan bertanding melawan Arema FC, Kamis (13/9) mendatang, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Pada pertemuan pertama di Malang, ada kejadian kurang mengenakan yang menimpa pelatih Persib, Mario Gomez. Sang juru taktik mengalami luka pada bagian kepalanya karena lemparan benda keras di Stadion Kanjuruhan.

Akan tetapi, insiden di Kanjuruhan tidak membuat Gomez merasa dendam. Gomez mengatakan, ia sudah melupakan kejadian tersebut dan sekarang hanya fokus untuk meraih kemenangan atas Singo Edan.

Jelang Kontra Arema FC, Bek Tangguh Persib Tak Ingin Pikirkan Kekuatan Calon Lawan

“Dendam? No, dendam bukanlah ciri dari saya pribadi. Saya sudah melupakan kejadian itu dan hanya ingin fokus untuk menang di pertandingan nanti,” ungkap Gomez, seperti dilansir pada halaman resmi Persib, pada Kamis (6/9).

Gomez akan mengingat kejadian di Kanjuruhan sebagai pengalamannya selama berkarir menjadi pelatih. “Itu hanya akan diingat sebagai salah satu pengalaman di dunia kepelatihan saya.”

Pelatih berpaspor Argentina ini pun percaya jika bobotoh bisa menunjukan sikap dewasa ketika Persib bertanding dalam laga yang penuh gengsi. Gomez meminta bobotoh hanya fokus mendukung skuat Persib untuk meraih angka penuh.

“Setiap bertemu Bobotoh, mereka selalu ramah. Saya yakin kalian bisa memberi contoh dan perilaku yang baik dalam menghadapi satu pertandingan bergengsi. Saya hanya ingin kalian dukung secara penuh di pertandingan nanti agar kami bisa dapat tiga poin. Itu saja,” jelas Gomez.

Pertemuan Arema kontra Persib pada putaran pertama Liga 1, kedua tim meraih hasil seri, 2-2. Pertandingan tersebut harus terhenti sebelum peluit panjang wasit, musababnya kondisi di Stadion Kanjuruhan yang tidak kondusif karena banyak penonton yang masuk ke dalam lapangan.

Mario Gomez Bertekad Meraih 4 Kemangan pada Bulan September

Komentar

komentar