STRIKER.ID – Borneo FC mengalami kekalahan pada pekan ke-22 Liga 1 2018. Bermain kandang di Stadion Batakan Balikpapan, Senin (17/09) Pesut Etam kalah 0-1 dari tamunya Persib Bandung.

Baca Juga

Kondisi tersebut pun membuat CEO Borneo FC, Nabil Husein berang dan menyampaikan rasa kecewa kepada pemain dan pelatih. Menurut pengusaha muda tersebut, pemain Borneo FC tidak bermain dengan hati, termasuk juga pelatihnya. Nabil menyebut, semua yang ada di tim Borneo FC saat ini hanya memikirkan materi semata.

“Semua pemain di Borneo FC tidak punya hati. Begitu juga dengan tim kepelatihan. Semua tidak punya hati. Yang ada di pikiran mereka cuma uang, uang dan uang,” ungkapnya.

Tapi siapa sangka, selain Nabil, kekecewaan berat juga lebih dirasakan oleh salah satu fans Pesut Etam bernama Dimas yang rela menempuh perjalanan jauh demi menyaksikan tim kesayangannya bertanding.

Mirisnya lagi, Dimas menempuh puluhan kilo meter dari Samarinda-Balikpapan dengan motor yanh dikatakan sudah tidak layak jalan karena tidak dilengkapi lampu dan tidak memiliki rem dengan mesin yang dipenuhi rembesan oli.

Tapi demi sebuah loyalitas, Dimas tetap nekad menonton laga Borneo FC di Balikpapan. Dia hanya bermodal lampu sein kanan agar pengendara lain mengetahui dia melintas.

Bahkan dirinya harus berangkat dari Samarinda-Balikpapan sejak pukul 10 pagi agar bisa sampai tepat waktu pertandingan di Stadion Batakan, Balikpapan.

Perjuangan seorang Dimas ini sayangnya tidak dibalas dengan permainan yang memuaskan. Bahkan kekalahan menyakitkan harus diterima Pusamania. Semua suporter Borneo FC yang hadir di Balikpapan tentu mendukung sepenuh hati. Termasuk Dimas.

View this post on Instagram

📷: @forsacampus94 Bermainlah untuk Dimas Mengendarai motor melintas jalur Samarinda-Balikpapan malam hari tentu tidak mudah. Jalan berkelok nan gelap makin membuat terjalnya jalan yang dilalui. Dengan motor normal pun pasti akan sulit, bagaimana jika motor yang dipakai rusak. Dimas, suporter Borneo FC yang benar-benar luar biasa. Bagaimana tidak, motornya tanpa lampu dan tidak memiliki rem dengan mesin yang dipenuhi rembesan oli. Dimas tetap nekad menonton laga Borneo FC di Balikpapan. Dia hanya bermodal lampu sein kanan agar pengendara lain mengetahui dia melintas. Bahkan dirinya harus berangkat dari Samarinda-Balikpapan sejak pukul 10 pagi agar bisa sampai tepat waktu pertandingan di Stadion Batakan, Balikpapan. Perjuangan seorang Dimas ini sayangnya tidak dibalas dengan permainan yang memuaskan. Bahkan kekalahan menyakitkan harus diterima Pusamania. Semua suporter Borneo FC yang hadir di Balikpapan tentu mendukung sepenuh hati. Termasuk Dimas. Harusnya perjuangan suporter seperti ini yang harus dibayar dengan kemenangan. Minimal dengan permainan memuaskan. #@dejan.antonic

A post shared by Fans Borneo FC Samarinda (@fans_borneofc_samarinda) on

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

komentar