photo: striker.id/ruddy widodo-GM Arema FC

STRIKER.ID-Efek meninggalnya salah satu suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila di luar Stadion Gelora Bandung Lautan Api jelang pertandingan besar antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Minggu (23/09/19) kemarin karena di keroyok oleh beberapa oknum suporter Persib, berlanjut hingga penghentian sementara kompetisi Liga 1 2018.

Hal itu juga dirasakan oleh tim Singo Edan, Arema FC, apalagi rencananya Minggu (30/09/18) mendatang, mereka akan melawan Persebaya Surabaya. Pertandingan itupun dipastikan gagal terlaksana.

Melihat kondisi ini manager Arema FC, Ruddy Widodo mengaku jika Tim Singo Edan hanya mengalami kerugian teknis saja, mengapa? Karena dengan kondisi seperti itu, maka Tim pelatih harus berpikir ulang untuk menjadwal ulang program latihan.

“Kerugian secara teknis, tim pelatih harus menjadwal ulang program latihan mereka,” kata manager tim Arema FC, Ruddy Widodo melansir dari bola.net

Namun lebih lanjut Ruddy mengatakan jika penghentian tersebut tak berpengaruh kepada sektor pemasukan.

Hanya saja jika penghentian kompetisi tersebut lebih dari yang ditetapkan maka kerugian pasti terasa.

“Kecuali jika sampai diundur sebulan, baru kami mati. Kalau hanya sepekan dua pekan, kami masih bisa mengantisipasinya,” beber Ruddy.

Sebelumnya, pihak pemerintah melalui Menteri Pemuda Dan Olahraga, Imam Nahrawi di Jakarta mengatakan jika pihaknya menghentikan kompetisi Liga Indonesia hingga dua pekan kedepan, hingga penyelidikan terhadap kasus kematian suporter Persija bisa terungkap jelas.

 

 

Komentar

komentar