foto: pojoksatu.id

STRIKER.ID – Manajemen tim Borneo FC merasa dirugikan atas pernghentian kompetisi Liga 1 2018 oleh PSSI hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Menurut presiden klub Nabil Husein, tidak jelasnya masa penghentian kompetisi membuat mereka rugi dalam hal finansial.

Baca Juga

Nabil mengaku timnya harus tetap membayar gaji pemain ditengah tidak ada kejelasan kompetisi, sementara berbanding terbalik dengan pemasukan yang diterima tim.

“Dari sisi Borneo yang jelas kami mengalami kerugian, karena sama saja kami latihan, kami membayar gaji tanpa ada kejelasan kompetisi. Sama saja kami tak ada pemasukan, kami mengalami kerugian di sini,” ujar Nabil, dilansir dari Republika

Nabil menjelaskan klubnya telah melakukan latihan dan persiapan matang untuk melakoni laga pada akhir pekan nanti. Dalam jadwal pertandingan kompetisi Liga 1, klub berjuluk Pesut Etam itu dijadwalkan melakoni pertandingan melawan Persipura Jayapura pada Minggu (30/9).

Dengan adanya penghentian sementara ini, laga tersebut diperkirakan akan mengalami pengunduran jadwal. Untuk itu Nabil berharap PSSI segera memberi kejelasan terkait batas waktu penghentian kompetisi.

“Jangan sampai gara-gara kasus ini tim lain juga ikut merugi, sekarang kami merasa kok seperti imbasnya ke kami dengan setopnya kompetisi ini,” keluhnya.

Sementara itu, Nabil pun mendorong adanya sanksi keras terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab menyusul kematian suporter Persija, Haringga Sirila. Menurut Nabil, klub pun memiliki tanggung jawab atas pendukungnya masing-masing

Komentar

komentar