Photo: Media Officer Arema FC Sudarmaji Beri keterangan soal gagalnya mendatangkan pemain asing Asia/striker.id

STRIKER.ID-Laga big match antara tuan rumah Arema FC melawan tamunya Persebaya Surabaya, dipastikan mundur menyusul tragedi pengeroyokan suporter Persib kepada satu supporter Persija, Haringga Sirila beberapa hari lalu hingga PSSI memutuskan meliburkan kompetisi Liga 1 selama dua pekan kedepan.

Meski laga melawan Persebaya Surabaya mundur, manajemen Arema FC tetap mengurus izin pengamanan.

Media Officer Arema FC Sudarmaji mengatakan, panpel Arema tetap menjalankan tugas mereka untuk persiapan gelaran super big match di Stadion Kanjuruhan

“Segala rencana panpel Arema tetap berlangsung dan tidak dibatalkan karena itu tetap penting dilakukan. Hari ini agendanya di Polda Jatim presentasi panpel untuk rencana kemanan, itu juga tetap berjalan,” kata Sudarmaji dilansir dari tribunnews.com.

Persiapan pertandingan kedua tim harus tetap dilakukan mengingat gelaran super big match tersebut mengundangnya massa yang tidak sedikit, apalagi pihak Arema tak mau kecolongan seperti kasus yang dialami oleh Persib Bandung.

Keamanan menggelar super big match melawan Persebaya diperlukan waktu dan juga kematangan yang ekstra.

Tak seperti laga-laga biasa, Pertandingan Arema melawan Bajul Ijo sangat spesial, bahkan jumlah personel keamanan yang dikerahkan lebih dari 1200 personel.

“Ini sekaligus memberikan jawaban pada aremania yang selama ini sangat menunggu pertandingan Arema Vs Persebaya. Kompetisi tidak dihentikan tapi mundur sehingga tentu laga tetap akan digelar meskipun belum tahu kapan,” tutup Sudarmaji.

 

Komentar

komentar