STRIKER.ID – Giuseppe Marotta akhirnya buka suara pasca mengumumkan mundur dari jabatan CEO Juventus pada 25 Oktober mendatang. Dalam klarifikasinya pria 65 tahun tersebut mengatakan keputusan ini bukanlah keinginan pribadinya melainkan keputusan dari klub.

“Situasi ini adalah keinginan dari klub,” buka Marotta kepada RAI seperti dilansir dari Calciomercato.com.

Real Madrid Undang Aktivis Palestina Ke Markasnya, Israel Mengecam

Marotta sendiri mengaku berat meninggalkan pekerjaan yang sudah ia geluti sejak 8-9 tahun silam tersebut. Walau bagaimanapun dia tak bisa berbuat apa-apa karena keputusan pihak klub sudah final.

“’Diusir’ mungkin istilah yang terlalu kasar. Saya sudah terikat dengan tugas ini. Saya adalah pria yang mendedikasikan diri untuk perusahaan. Dan saya yakin sudah memberikan 100 persen kemampuan saya untuk tahun-tahun yang sukses.”

“Sakit ? jelas, karena kehidupan bekerja di dunia olahraga sudah terpatri diperasaan dan emosi saya, dan beruntungnya pada 8-9 tahun ini saya telah merasakan banyak pengalaman yang indah.”

“Saya yakin saya telah menemani Presiden Agnelli untuk mengembangkan pengalaman. Sekarang dia bisa menjadi protagonis baik di nasional maupun internasional”

“Juve adalah salah satu lembaran kehidupan yang tak mungkin saya lupakan. Rasa paling indah bagi saya ketika memenangkan Scudetto pertama kami dibawah era Agnelli, kala Antonio Conte masih menjadi manajer,” lanjutnya.

Setelah berpamitan, Marotta diisukan akan mencalonkan diri menjadi Presiden FIGC(Federasi Sepak Bola Itaia) yang baru. Namun rumor tersebut dibantah olehnya. Marotta mengatakan masih ingin menggeluti bidang yang sama, namun tentu saja dengan klub yang berbeda.

Alvaro Morata Berpotensi Kembali Kepelukan Juventus Januari Nanti

“Saya menyangkal akan menjadi kandidat Presiden FIGC, tapi saya tidak menyangkal akan bergabung dengan klub lain. Saya sudah melakukan pekerjaan ini selama 40 tahun. Saya butuh penyegaran, tapi saya akan memperkenalkan diri saya pada 2019/20 nanti sebagai bagian dari tim lain,” ungkap Marotta.

 

Komentar

komentar