photo: instagram arema fc official

STRIKER.ID – Derby Jawa Timur yang mempertemukan antara tuan rumah Arema FC melawan Persebaya Surabaya akan tersaji di Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu (06/10/18) mendatang, pasca PSSI dan pemerintah menghentikan sementara kompetisi karena kasus kematian satu suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla yang dikeroyok suporter Persib Bandung pada Minggu (23/09/18) lalu.

Dan bisa dipastikan animo suporter untuk menonton laga “panas” ini akan meningkat. Tak ingin melihat korban jiwa atau bahkan terjadi permasalahan seperti halnya di Bandung, pihak manajemen Arema FC pun menghimbau kepada aremania untuk tidak menggelar sweeping kepada suporter lawan.

Melalui media officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan jika sweeping dilakukan, maka justru akan memicu hal hal yang tak diinginkan oleh semua pihak.

“Kami menghimbau semua pihak agar bisa menahan diri. Kami percaya aremania mampu melakukan yang terbaik. Harapan kami sweeping tidak dilakukan karena khawatirnya nanti justru merugikan,” kata Sudarmaji dilansir dari tribunjatim.com

Photo: Media Officer Arema FC Sudarmaji Beri keterangan soal gagalnya mendatangkan pemain asing Asia/striker.id

Mewakili pihak manajemen, Sudarmaji menghimbau agar suporter tetap fokus mendukung tim kesayangannya berlaga baik selama menuju stadion maupun selama di dalam stadion. Sudamai menambahkan, agar Aremania mempercayakan segala bentuk keamanan dan pengamanan kepada pihak kepolisian.

“Percayakan semua ke pihak kepolisian. Pihak kepolisian juga tidak hanya bertugas menjaga suksesnya pertandingan namun juga akan memantau segala sesuatunya,” tambah pria asal Banyuwangi ini.

Laga super big match tersebut akan menjadi sorotan nasional dan menjadi test case panpel Arema, apakah bisa menjalankan pertandingan dengan baik dan berakhir dengan tertib dan tanpa insiden seperti halnya laga Persib melawan Persija

 

Komentar

komentar