photo:striker.id

STRIKER.ID– Tim Singo Edan Arema FC akhirnya mampu membalas kekalahan atas musuh bebuyutannya Persebaya Surabaya dengan gol semata wayang Ahmad Nur Hardianto di menit 70.

Namun kemenangan tersebut harus dinodai oleh beberapa oknum suporter dengan masuk ke dalam lapangan usai peluit panjang wasit dibunyikan. Hal inipun membuat pemain singo Edan tak nyaman.

Melalui kapten tim Aema FC, Hamka Hamzah menyatakan rasa kecewa lantaran dirinya bersama pemain Arema yang lain ingin mengungkapkan kemenangan bersama aremania dengan berkeliling lapangan, namun akhirnya hal itu urung terlaksana karena aksi suporter.

“Sepanjang pertandingan tadi saya melihat Aremania sebenarnya sudah bagus. Mereka tidak melakukan lemparan. Tapi saat laga berakhir, ada yang masuk lapangan. Padahal kami ingin melakukan selebrasi dengan bernyanyi bersama. Namun selebrasi itu tidak bisa dilakukan,” kata eks Sriwijaya FC itu usai laga.

Akibatnya para pemain langsung diamankan ke dalam ruang ganti oleh petugas keamanan untuk menghindari massa yang sudah mulai bergerak ke tengah lapangan.

“Saya tidak ingin di pertandingan selanjutnya ada Aremania yang masuk lapangan lagi. Mari melakukan selebrasi bersama. Pemain di lapangan sedangkan Aremania di tribune. Kami akan keliling untuk menyapa mereka setelah pertandingan,” ugkap Hamka dengan nada kecewa.

Hamka pun mengingatkan kepada seluruh suporter untuk tidak lagi masuk ke dalam stadion karena ha itu sangat merugikan tim dan juga suporter itu sendiri, karena setiap pemain yang berjuang di lapngan membutuhkan adanya suporter, jika suporter terkena sanksi hingga dilarang menonton tim kesayangannya berlaga maka hal itu jelas merugikan tim.

“Kalau nanti harus ada sanksi tidak ada penonton, tentu semua rugi. Pemain juga pasti kurang semangat jika tidak mendapatkan dukungan dari suporter,” pungkas pemain asal Makassar ini.

Komentar

komentar