foto: @persidodonggala

STRIKER.ID – Sepakbola memang bisa menjadi obat kesedihan bagi orang atau kelompok yang sedang dalam masa berduka. Hal ini mungkin yang dirasakan oleh tim Liga 3 Regional Sulawesi, Persido Donggala.

Seperti diketahui bahwa gempa dan tsunami yang menerjang Donggala dan Palu membuat infrastruktur di daerah tersebut luluh lantah dengan tanah. Kesedihan pasti menimpa semua warga termasuk tim Persido Donggala.

Namun tim ini nampaknya ingin segera melupakan kesedihan yang berlarut larut sebab mereka sudah ditunggu jadwal untuk bermain di Liga 3 regional Sulawesi. Cerita semangat pemain Persido Donggala pun membuat merinding.

Berikut kutipan dari akun resmi Ketua Harian Persido Donggala, Abdul Rosyid

“Pasca bencana grup WA Persido Donggala sunyi, sinyal tak ada, benar benar hilang. Tak ada lagi terpikir tentang sepakbola karena semua lagi di pengungsian (sedih dan trauma bercampur satu). Seminggu setelahnya grup mulai berbunyi dan pesan pertama masuk adalah “Pak kami ingin tetap bermain karena ini mimpi kami meski tidur tak lagi nyenyak dan kepiluan masih sulit hilang, kami ingin berangkat pak meski kami tahu semua lagi sulit.

“Hening kembali menghampiri sambil menghela nafas panjang dalam hati berkata saatnya move on jangan berhenti karena duka adalah momentum muhasabah sekaligus tetap bergerak maju. Jangan mundur. Sehari masih belum bisa memberi jawaban, mereka terus memperlihatkan kesungguhannya dan berkata “Pak kami ingin membuktikan bahwa kami anak anak muda yang ingin bangkit.

“Akhirnya dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim mari kita rajut kembali mimpi itu meski dengan segala kekurangan yang ada. Insya Allah dimana ada kemauan pasti ada jalan”

Persido Donggala akan menghadapi Kreasindo Gorontalo, 17 Oktober 2018 di stadion Telaga Gorontalo pada leg pertama Liga 3 regional Sulawesi.

Komentar

komentar