STRIKER.ID – COO PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigorshalom Boboy menyatakan tidak akan ada pembatasan jumlah panggilan pemain bagi Tim Nasional Indonesia di ajang Piala AFF 2018 baik sebelum kompetisi bergulir atau ketika evaluasi paruh musim.

Baca Juga

Dengan begitu, terbuka kemungkinan satu klub bisa mewakili dua sampai tiga pemainnya untuk Timnas Indonesia.

Tigor menyebut dua tahun sebelumnya yakni Piala AFF 2016, pelatih Alfred Riedl yang saat itu membesut Timnas hanya boleh memanggil maksimal dua pemain dari satu klub. Tapi dengan situasi yang terbatas seperti itu, Timnas Indonesia masih sanggup lolos ke partai final Piala AFF 2016.

“Kalau dulu ada pembatasan dan itu sudah disampaikan jauh sebelumnya. Kalau sekarang kan tidak ada komunikasi yang disampaikan oleh PSSI juga. Ketemu dengan klub juga hanya evaluasi paruh musim,” ujar Tigor, dilansir dari Bola.net

Jika tak ada oembatasan, maka klub yang kemungkinan besar akan terkena imbas yakni klub yang selama ini memang banyak pemainnya yang menjadi langganan Timnas Indonesia. Sebut saja Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persib Bandung, Arema FC sampai Persipura Jayapura.

“Saat pertemuan terakhir di evaluasi paruh musim, sempat disinggung sedikit soal jumlah pemain yang dipanggil ke timnas. Termasuk Timnas U-19 yang sekarang sedang jalan,” kata Tigor.

“Walaupun kendalanya ada klub yang memang harus ditunda jadwalnya karena penggunaan stadion yang bersamaan. Jadi tidak ada dari kami untuk merubah jadwal, kecuali memang ada jadwal dan itu kebetulan bentrok satu hari timnas main, itu mungkin kita geser,” imbuhnya.

Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste.

 

 

 

 

Komentar

komentar