foto: Instagram @hendikaargapermana

STRIKER.ID – Jagad sepak bola Indonesia memang penuh kejutan. Yang terbaru adalah keputusan pensiun dini di usia yang begitu produktif dari kapten tim Liga 2 PSIM Yogyakarta, Hendika Arga Permana.

Diketahui, Hendika mengambil keputusan luar biasa ini, setelah sebelumnya ia dipinjamkan ke klub PSS Sleman yang notabene adalah rival utama dari timnya PSIM Yogyakarta.

Peminjaman ini sendiri dilakukan, setelah PSIM hanya mampu mencapai peringkat 6 klasemen akhir grup timur Liga 2 2018. Sementara PSS Sleman yang mengunci tiket lolos ke 8 besar, merasa membutuhkan tenaga Hendika untuk memperkuat lini tengah mereka di laga selanjutnya.

Namun pada kenyataannya, pemain berusia 24 tahun ini tak kunjung menampakkan batang hidungnya di tengah latihan PSS Sleman yang tengah fokus persiapan 8 besar.

Ditengah kebingungan banyak pihak atas sikap Hendika tersebut. Tiba-tiba sang pemain muncul dengan sebuah pernyataan mengejutkan, melalui media sosial Instagram pribadinya @hendikaargapermana.

View this post on Instagram

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Menjadi pemain sepakbola hebat, sudah menjadi impian saya sejak kecil. Waktu itu, saya berfikir, sepakbola merupakan permainan yang mampu membawa saya kepada kesenangan, keceriaan, kebahagiaan dan kebebasan. Sepakbola mampu menghapus kesedihan, mempererat tali persaudaraan, dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. Dengan bermodalkan angan-angan itu, saya memutuskan untuk berjuang dan berkarir di dunia sepakbola profesional. Saya pun merasa, angan-angan indah itu, akan menjadi kendaraan bagi saya untuk meraih prestasi. Namun kebahagiaan yang saya dambakan sejak kecil tidak seutuhnya ada. Sulit bagi saya untuk mendapat kebahagiaan serta kebebasan dengan keadaan yang seperti saat ini. Saya berharap teman-teman pemain digenerasi sekarang atau yang akan datang yang ingin memperkuat tim manapaun, mampu mendapatkan kebahagiaan dan kebebasan secara utuh. Mampu menikmati sepakbola dimanapun mereka bermain untuk tim tersebut. Dan saya yakin semua pesepakbola mendambakan hal itu. Saya Hendika Arga Permana memutuskan untuk mengakhiri aktivitas saya di sepakbola profesional. Keputusan ini saya buat dengan tekad yang bulat serta restu dari keluarga. Semoga berkah barokah untuk semuanya. Terima kasih. Enjoy the life scenarios of Allah. #aptime @aptime.id @eightbarbershop #eightbarbershop

A post shared by Arga Permana (@hendikaargapermana) on

Hendika memutuskan untuk tak memperkuat PSS Sleman, serta juga memilih gantung sepatu. Dalam unggahannya Hendika hanya menyebut bahwa ia tidak mendapat kebahagiaan dan kesenangan dari sepak bola, sesuatu yang sejak kecil sebenarnya ia impikan.

“Menjadi pemain sepakbola hebat, sudah menjadi impian saya sejak kecil. Waktu itu, saya berfikir, sepak bola merupakan permainan yang mampu membawa saya kepada kesenangan, keceriaan, kebahagiaan dan kebebasan. Sepak bola mampu menghapus kesedihan, mempererat tali persaudaraan, dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan,” tulisnya.

Namun ketika impiannya ini mulai bisa diwujudkan, Hendika justru merasa kebagiaan yang ia bayangkan tidak pernah terjadi dalam sepak bola.

“Namun kebahagiaan yang saya dambakan sejak kecil tidak seutuhnya ada. Sulit bagi saya untuk mendapat kebahagiaan serta kebebasan dengan keadaan yang seperti saat ini,” terangnya.

Hal itu juga yang akhirnya memutuskan untuk pensiun dini dari dunia sepak bola yang selama ini digelutinya.

“Saya Hendika Arga Permana memutuskan untuk mengakhiri aktivitas saya di sepakbola profesional. Keputusan ini saya buat dengan tekad yang bulat serta restu dari keluarga. Semoga berkah barokah untuk semuanya,” tutupnya.

Komentar

komentar