STRIKER.ID – Gugatan La Nyalla Mattalitti kepada PSSI terkait hutang sebesar Rp13,157 miliar akhirnya berakhir. Majelis hakim PN Jakarta Selatan memutuskan menolak eksepsi tergugat untuk seluruhnya dan menolak permohonan gugatan provisi penggugat dengan hasil akhir PSSI, sebagai tergugat diwajibkan membayar utang kepada La Nyalla sebesar Rp 13,9 miliar.

Baca Juga

Sebagai informasi, Hutang PSSI kepada La Nyalla itubterjadi pada periode 2013-2016. Saat itu La Nyalla yang menjabat sebagai Ketua Umum memberikan dana talangan dari kantong pribadi karena PSSI mengalami kesulitan keuangan. PSSI memiliki waktu 14 hari untuk banding setelah sidang ini diputus

Sebelumnya, PSSI melalui Sekjen Ratu Tisha sempat menyatakan bahwa PSSI memiliki itikad baik untuk membayar hutang tersebut dengan menawarkan solusi pembayaran utang dengan cara mencicil sebanyak 4 kali. Besar tiap cicilan senilai 25% yang akan dimulai pada Oktober 2018, dilanjutkan pada Desember 2018, Oktober 2019 dan Desember 2019. Namun hal tersebut tampaknya belum terealisasi.

Selain hutang La Nyalla, PSSI juga ditagih hutang hak siar oleh Ketua Panitia penyelenggara Aceh World Solidarity Cup 2017, Moh Sa’dan Abidin.

Menurut Abidin, seperti dilansir dari Detik.com, PSSI belum membayar hak siar kepada mereka. “Bahwa sampai saat ini PSSi baru melakukan pembayaran Rp 500 juta dari total kewajibannya sebesar Rp 2 miliar, dan masih menyisakan utang pembayaran hak siar tersebut sebesar Rp 1,5 miliar yang belum kami terima sampai saat ini,” tulis dalam surat tersebut

Abidin meminta PSSI dapat segera melakukan pembayaran yang tersisa kepadanya karena uang hak siar tersebut akan digunakan untuk melunasi utang -utang dari pelaksanaan AWSC Tsunami Cup 1 2017 kepada pihak ketiga yang sedang bermasalah ini sehingga adanya tuntutan hukum.

 

 

 

 

 

Komentar

komentar