STRIKER.ID – Arema FC harus mengakui keunggulan tuan rumah PSIS Semarang 2-1, pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Madya Magelang, Minggu (04/11). Atas kekalahan ini, tidak seperti biasanya, pelatih Arema Milan Petrovic justru mempertanyakan keputusan pengadil di lapangan hijau.

Bagi Milan, gol penentu kemenangan Mahesa Jenar di menit ke-84 melalui Bruno Silva lah yang mengundang pertanyaan besar. Ia menilai ada banyak keraguan dari proses terjadinya gol tersebut, yang semestinya mendapat perhatian wasit.

“Saya merasa aneh dengan gol kedua PSIS. Karena wasit berdiri 16 meter dari lokasi pemain yang membawa bola. Sehingga saya yakin dia tidak bisa melihat situasi dengan baik,” kata Milan seusai laga.

“Bagi saya ada situasi yang membingungkan dalam proses gol tersebut. Ada indikasi pemain kami dilanggar terlebih dahulu sebelum gol yang terjadi. Namun karena jarak yang jauh, sehingga wasit tidak bisa memberikan reaksi yang bagus. Saya sendiri harus melihat rekamannya lagi untuk memastikan,” beber pelatih yang menggantikan posisi Joko Susilo tersebut.

Baca juga:

Keluhan Milan soal wasit ini merupakan hal yang tidak biasa bagi pelatih asal Serbia tersebut. Karena tidak pernah selama menangani Arema, sekalipun Milan mempermasalahkan keputusan pengadil di lapangan hijau.

Sementara soal permainan timnya, Milan menilai sebenarnya sudah maksimal dan timnya tidak beruntung. Bahkan demi laga ini ia sudah mempersiapkan jauh – jauh hari. Namun sayang, Arema tidak bisa memainkan semua pemain, akibat cedera dan panggilan Timnas.

“Kami sejak lama sudah bersiap. Rekaman demi rekaman PSIS sudah kami pelajari. Kami bisa melakukan banyak serangan balik dengan baik. Saya sendiri harus banyak merubah formasi, karena pemain yang tidak lengkap. Kami hanya tidak beruntung,” pungkas Milan.

PSIS Semarang sendiri berhasil memenangkan laga, melalui sepasang gol yang diciptakan Bayu Nugroho (24′) dan Bruno Silva (84′), sementara gol balasan Singo Edan diceploskan Dendi Santoso (72′).

 

Komentar

komentar