photo: tribunnews.com

STRIKER.ID-Tim Singo Edn akhirnya mampu menyelesaikan misinya dengan sangat baik kala melakoni laga kandang dengan menjamu tim Perseru Serui, pasukan Singo Edan AremaFC melibas tamunya tersebut dengn kor meyakinkan 4-1.

Empat gol terebut dicetak masing masing oleh, Dendi Santoso,Makan Konate, dan Sunarto. Gelandang asing Makan Konate mampu mencetak du gol dalam pertandingn ini. Sementara Perseru hanya mampu menjebol jala Singo Edan melalui titik putih melalui kaki Albertino De Paula.

Atas hasil ini pelatih Perseru Serui,Wanderley Junior mengatakan jika anak asuhnya telah berjuang keras di lapangan, namun karena kesalahan di lini belakang di menit menit awal, membuat tim lawan mampu membobol jala Perseru.

Gol menit awal inilah yang membuat konsentrasi tim jadi pecah sehingga permainan tim jadi kacau. Hingga akhrnya 15 menit kemudian tepatnya di menit 27, tim tuan rumah mampu menggandakan keunggulan.

“Pada gol pertama itu adalah kesalahan kami. Setelah itu kami sempat binggung. Di babak kedua kami mencoba untuk bangkit tapi kemudian kami kebobolan lagi dan itu membuat kami semakin kesulitan untuk menyerang Arema,” kata Wanderley Junior usai laga.

Atas hasil ini, kondisi tim berjuluk Cendrawasih Jingga tersebut masih berada di jurang degradasi di klasemen sementar liga 1 2018. Melihat kondisi ini, pelatih Perseru Wanderley Junior menyatakan masih optimis, tim besutannya mampu bertahan di liga 1.

“Bukan hanya Perseru [yang terancam degradasi] tapi ada enam tim lainnya. Mungkin, jika hari ini Arema tidak menang mereka juga akan berada di posisi yang sama dengan kami,” beber Wanderley.

“Kami dengan PS Tira, PSMS, Sriwijaya dan Mitra Kukar selisih poinnya hanya tiga saja. Jadi, nanti ketika kami bisa menang di kandang dan lawan kami bermain imbang, mungkin posisi kami lebih baik. Masih ada peluang bagi kami untuk lolos,” tutup Wanderley.

 

Komentar

komentar