foto : Esport.id

STRIKER.ID – Sebuah cerita menarik hadir dari konferensi pers Free Fire Jakarta Invitationals 2018. Salah seorang pemain pro player Free Fire Battlegrounds bernickname ‘Fayad’ tak disangka adalah seorang dokter spesialis bedah.

Adalah seorang pemuda bernama lengkap Muslih Rachman dibalik nickname bernama ‘Fayad’ tersebut. Muslih mengaku dirinya merupakan salah satu dokter bedah wilayah terpencil di Sulawesi.

PUBG Siap Luncurkan Versi PlayStation4, Segini Harganya

“Saya Fayad, nama asli Muslih Rachman, seorang dokter spesialis bedah yang bertugas di pelosok Indonesia, Morowali, Sulawesi Tengah. Saya sendiri berdomisili di Sulawesi Selatan, tepatnya kota Makassar,” ujarnya ketika diwawancarai oleh Esport.id.

Dia bercerita awalnya bermain game cuma menjadi media penghilang penat saja. Namun lama-lama dirinya menemukan rasa baru yang tak dia dapatkan sebagai seorang dokter bedah. Uniknya keputusanya bermain gim Free Fire juga kebetulan karena terkendala spesifikasi.

“Jadi, bisa dibilang tempat tugas saya itu berada di daerah yang termasuk terpencil, jaringan pun sangat sulit di sana. Satu-satunya game yang waktu itu cukup dengan requirement dan jaringan yang ada di Morowali, ya yang saya temukan adalah Free Fire.”

“Lama-kelamaan main, game ini selalu mengisi ketegangan antara saat menangani pasien, melakukan operasi, dan lain sebagainya. Semua saya tuangkan ke Free Fire,” lanjutnya.

Fayad mengakui jika sudah lama mencitai dunia game, hanya saja tuntutan dari orang tua membuatnya harus menyelesaikan pendidikan kedoktoran. Dan kini setelah sudah mencapai keinginan orang tuannya, dia mulai kembali kedunia yang dia cintai.

5 Kasus Kecurangan Yang Melibatkan Pemain eSport Profesional

Hebatnya lagi dia menyisihkan waktu kurang lebih 8 jam perhari untuk berlatih bersama timnya. Tentunya diluar jam kedinasan yang dia lakoni sebagai seorang dokter bedah.

“Bisa dibilang saya menjalani hidup full dengan game, namun tetap bisa mengimbanginya juga dengan real life saya sebagai spesialis dokter bedah,” tegas Fayad.

Komentar

komentar