photo: bolasport.com

STRIKER.ID– Prestasi timnas yang kembali merosot di ajang Piala AFF tahun ini mendpat kritikan tajam dari para pecinta bola tanah air. Timnas Indonesia hanya mendapatkan satu kali kemenangan dan dua kali kakalahan.

Mendengar kabar tersebut, Sekjen PSSI Ratu Tisha gusar karena banyak orang yang menilai prestasi timnas belum juga menuai hasil maksimal. Ratu Tisha mengatakan, tim nasional yang dikirim PSSI mengikuti turnamen tak hanya sebatas di senior, tapi kelompok usia lainnya. Itu tidak hanya di timnas putra saja, namun juga wanita. Total ada 10 turnamen Internasional yang sudah dijalankan oleh pihak PSSI.

“Dari tahun 2017 lalu kita sudah diberikan agenda timnas, selama satu tahun ini PSSI dipercaya oleh AFC dan AFF untuk menggelar turnamen internasional. Jangan salah, ada 10 turnamen Internasional yang telah diselenggarakan, dimana Indonesia menjadi hosting dalam kurun waktu satu tahun ini. Tidak ada negara lain di dunia yang berhasil menggelar enet internasional dalam satu tahun,” kata Ratu Tisha.

Agar masyarakat lebih paham dan tidak saling mengkritik, Ratu Tisha menjelaskan ke 10 turnamen internasional yang sudah dijalankan oleh PSSI itu.

“Biar tahu nih (masyakarat Indonesia), Indonesia melalui PSSI dipercaya oleh pihak AFC dan AFF menggelar turnamen internasional. AFF Girls, AFF Woman, AFF U-16, AFF U-19, AFF Klub Futsal, AFF Futsal, AFF Beach Soccer yang sekarang bermain, AFC Klub Championship, AFC U-19, dan terakhir Asian Games. Tidak ada di dunia, negara yang berhasil menggelar 10 event internasional dalam satu tahun,” tegas Ratu Tisha.

Lebih lanjut Ratu Tisha juga menjelaskan, jika agenda Piala AFF yang bentrok dengan jadwal Liga 1 sebenarnya sudah diketahui, terutama oleh penyelenggara kompetisi dan klub. Karena dalam kongres PSSI awal tahun lalu sudah dijelaskan ada sepuluh event yang bakal digelar di Indonesia. Pihak klub juga tahu risiko ini.

“Kalau menurut saya komplain itu tidak ada, kalau komplain itu pasti menulis surat dan sebagainya, ngeggrundel iya tapi mereka juga sadar bahwa pada intinya semua itu untuk timnas,” tutup Tisha.

 

Komentar

komentar