photo: liga-indonesia.id

STRIKER.ID – Perkembangan zaman dan juga kebutuhan tim membuat posisi playmaker murni, khususnya di Liga Indonesia sudah bukan lagi menjadi kebutuhan utama sebuah tim.

Setidaknya di musim 2018 ini, sudah tidak banyak klub Liga 1 yang menggunakan playmaker murni sebagai kunci permainan mereka. Banyaknya klub yang menggunakan formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1 jadi salah satu penyebab utamanya.

Namun meskipun begitu, bukan berarti sudah tidak ada lagi klub yang menggunakan jasa playmaker murni di Liga 1. Setidaknya masih ada beberapa klub yang mengandalkan pemain sentral pengatur permainan dari lini tengah tersebut.

Lalu, siapa saja ya playmaker murni yang masih tersisa di Liga 1 Indonesia 2018? Simak ulasan kami berikut ini:

Baca juga:

  1. Wiljan Pluim (PSM Makassar)

Sejak beberapa musim terakhir Pluim memang mentahbiskan diri sebagai gelandang pengatur serangan PSM Makassar. Punya fisik yang ideal, umpan akurat dan juga sepakan maut ke arah gawang, jadi kombinasi pas bagi pemain asal Belanda ini sebagai playmaker.

Bahkan berkat kemampuan istimewanya, PSM dalam dua musim terakhir konsisten menjadi penghuni papan atas di Liga 1. Musim 2018 ini, Robert Alberts dan pasukannya juga masih berpotensi bisa meraih gelar Liga 1 2018, bersaing ketat dengan Persija Jakarta.

Musim ini pemain berusia 29 tahun tersebut, berhasil mencatatkan lima gol dan lima assist bagi PSM dari 27 laga yang ia lakoni.

Prev1 dari 5
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar