foto: bola.com

STRIKER.ID – David Da Silva jadi fenomena tersendiri di Liga 1 2018. Meskipun dia termasuk pemain pendatang baru dan hanya bermain di tim promosi, namun pemain asal Brasil ini sukses membuktikan ketajamannya.  Hingga pekan ke-32, David berhasil mencatatkan 20 gol.

Namun siapa menduga, bahwa perjalanan David sampai kini bisa jadi topskor sementara Liga 1 2018, ternyata begitu berliku? Simak beberapa faktanya berikut ini:

Baca juga:

Sempat jadi incaran Arema

Awal musim 2018, Arema FC memang mengincar sejumlah penyerang asing gress. Hal tersebut sebagai bentuk jawaban atas buruknya kinerja lini depan mereka di musim sebelumnya.

Pelatih Arema saat itu, Joko Susilo mengatakan sudah mengantongi beberapa nama. Saat itu yang mengemuka di permukaan adalah striker asal Brasil Yago Amaral. Namun siapa sangka, nyaris bersamaan dengan Yago, ternyata juga muncul nama David Da Silva.

Namun sayang, kedua nama tersebut justru gagal merapat ke Arema. Konon kedua pemain ini terkendala merapat ke Malang karena gagal nego masalah harga.

Pada akhirnya Arema mendapatkan pemain asal Brasil lainnya, Thiago Furtuoso, yang pada akhirnya dilepas pada tengah musim 2018 ini. Thiago sendiri kini bermain di tim Al Nahda Oman.

Tak beruntung di Bhayangkara FC

Gagal ke Arema, bukan berarti David Da Silva tak membeli tiket pesawat ke Indonesia. Karena ternyata, klub juara musim lalu Bhayangkara FC lah yang sukses memboyong mantan pemain Al Khor Qatar tersebut ke Tanah Air.

Namun belum juga liga dimulai, David justru menerima kenyataan pahit. Ia dilepaskan oleh Bhayangkara FC. Belakangan pelatih Bhayangkara Simon McMenemey mengungkap, bahwa alasan nya melepas pemain berusia 29 tahun tersebut, karena ada ketidak cocokan teknis antara dirinya dengan sang pemain.

Tentu saja, ini adalah pukulan besar bagi pemain yang baru saja merasakan atmosfer sepak bola Indonesia tersebut.

Bersinar di Persebaya

foto: bola.com

Bak gayung bersambut, Persebaya yang tengah membangun tim tangguh, demi memenuhi target bertahan di Liga 1, melihat peluang bagus, dengan pelepasan David dari Bhayangkara.

Tidak butuh waktu lama, pemain yang gemar mengenakan topi ini pun, langsung digaet oleh Bajol Ijo. Kehadirannya sendiri sempat jadi pertanyaan publik. Maklum saja, karena ia berstatus ‘pecatan’ dari Bhayangkara FC.

Tapi, tidak butuh waktu lama juga bagi David untuk membuktikan kapasitasnya sebagai bomber tajam. Dengan gol – golnya, ia pun mulai bisa mengambil hati pendukung setia Persebaya Bonek.

Kini, dari 22 pertandingan yang telah ia lakoni di Liga 1 2018, David sukses mengemas 20 gol dan 3 assist untuk Persebaya. Berkat peran besarnya pula, Persebaya kini sudah aman dari jerat degradasi.

Tak mau kehilangan asset berharganya, manajemen Persebaya pun bergerak cepat, dengan kini sudah mulai membicarakan perpanjangan kontrak bagi pemain yang punya tubuh tegap ini.

Persebaya sadar, bahwa pemain yang dahulu sempat dipandang sebelah mata tersebut, kini justru jadi target buruan banyak klub. Bukan saja dari Tanah Air, melainkan tim – tim Asia yang lain.

 

Komentar

komentar