photo: striker.id/Joko Susilo lengser digantikan asistennya Milan Petrovic

STRIKER.ID– Tim Singo Edan Arema FC hanya tinggal menyisakan satu laga kandang yakni melawan tim Sriwijaya FC pada Minggu (09/12/18) mendatang. Dari hasil terakhir itu, status semua pemain dan pelatih akan mulai terlihat, siapa saja yang akan diertahankan dan siapa saja yang bakal di depak dari skuat Singo Edan.

Namun di tangan pelatih Milan Petrovic, setidaknya performa pemain Arema FC sudah mulai terlihat dan cukup menjanjikan di musim depan, terutama para pemain mudanya. Dan mungkin ada empat pemain versi striker.id ini yang performanya meningkat selama Milan Petrovic menjadi tactician tim pujaan Aremania ini setelah era kepelatihan Joko Susilo. Siapa saja mereka?

1.Dendi Santoso

photo : striker.id/dendi santoso

Di awal awal musim, tepatnya di era kepelatihan Joko Susilo, pemain jebolan akademi Arema ini terlihat sulit menemukan permainan terbaiknya. Banyak sebab Dendi seperti itu,mungkin juga faktor beban mentl karena dipilih menajdi Kapten tim Arema FC.

Namun saat bersama Milan Petrovic, pemain asli Malang ini mulai diberikan posisi pakem di sayap kanan, baik sebagai gelandang maupun penyerang. Hasilnya Dendi sudah menemukan permainan terbaiknya dan ketajamannya.

Sejauh ini pemain yang akrab dengan nomor 41 ini sudah mengoleksi 4 gol dan lima assist.

  1. Sunarto
photo: Ongisnade.co.id

Kompatriot Dendi Santoso ini masuk kembali masuk skuat Singo Edan pada putaran kedua Liga 1 lalu. Namun di awal awal kedatangannya di Arema, banyak pihak pesimis akan performa Sunarto.

Namun pelan tapi pasti, Milan Petrovic mulai memoles lagi kemampuan pemain jebolan akademi Arema itu, julukan “Supersub” yang kerap kali disematkan kepadanya kini mulai perlahan hilang, karena semenjak ia diturunkan sebagai starting eleven, Sunarto langsung menjawab kepercayaan sang pelatih dengan gol gol cantik.

3.Jayus Hariono

foto: aremafc.com

Banyak publik bola tak begitu mengenal sosok Jayus ketika pelatih Joko Susilo memanggilnya dari klub Liga 2 kala itu yakni Persekam Metro FC. Bahkan keberadaannya di sepanjang putaran pertama lalu hampir dilupakan publik karena ia jarng dimainkan.

Namun di putaran kedua teatnya setelah Ahmet Atayev didepak oleh manajemen,Jayus perlahan tapi pasti mulai terlihat permainannya. Milan Petrovic membutuhkan gelandang bertahan yang setidaknya perannya mampu menggantikan sosok Atayev.

Kepercayaan yang diberikan oleh tim pelatih pun dibayar impas oleh Jayus. Ia berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Sehingga kini pelan tapi pasti, satu slot di lini tengah Singo Edan mulai jadi miliknya.

Keunggulan Jayus terletak pada mental, kedisiplinan dan semangat tandingnya tang tidak kenal menyerah di lini tengah. Banyak pihak menilai Jayus cukup layak masuk dalam daftar skuat timnas tahun depan.

4.Ahmad Nur Hardianto

Di awal awal musim, penyerang muda asal Lamongan ini menuai kontroversi, ia dianggap menajdi “musuh” LA mania pendukung berat Persela Lamongan, karena memilih hengkang dari timyang membesarkan namanya.

Setelah dibawa oleh Juan Revi ke dalam skuat Singo Edn, pemain yang kerap memakai nomor punggung 9 itu juga masih tampak kesulitan untuk menyamakan irama dengan pemain Arema lainnya.

Namun ketika Milan Petrovic memegang kendali tim, pemain yang akrab disaa Dian ini diberi tugas khusus sebagai supersub. Ketika dimainkan sebagai supersub pemin 22 tahun ini sukses mengemas lima gol dua assist.

 

 

Komentar

komentar