photo: Bambang Suryo beberkan cara kerja match fixing/striker.id

STRIKER.ID-Mantan runner mafia pengaturan skor sepakbola Indonesia, Bambang Suryo makin terus eksis untuk membongkar praktek pengaturan skor sepakbola Indonesia.

Beberapa nama oknum pengatur skor sudah berani ia sebutkan, lantas bagaimana model pengaturan skor yang sudah lama ia lakoni?

Bambang Suryo yang kini menjadi manager tim Persekam Metro FC itu menjelaskan secara garis besar proses pengaturan skor yang dilakukan oleh para mafia sepakbola hingga bisa berjalan mulus.

Menurut BS sapaan akrabnya, match fixing itu berjalan dengan melibatkan internal tim, seperti manajemen, pelatih dan bahkan pemain.

“Saya jelaskan secara globalnya saja. Disana ada manajemen, pemain dan ada pelatih. Lalu ada bandar dari Malaysia, Singapura atau China datang dan runnernya itu seperti saya dulu,” kata Bambang Suryo, Rabu pada striker.id (05/12/18).

“Terus bandar ini minta dicarikan tim. Lalu saya cari tim, seumpama tim A, nah jika tim A ini manajemennya mau, ya kita ketemuan,” sambung pria berkepala plontos ini.

Lebih lanjut mantan pemain sepakbola professional  ini menjelaskan, setelah semuanya bertemu, prpses match fixing akhirnya bisa dilakukan. Termasuk soal besaran uang yang akan diterima oknum pengatur skor dari bandar.

“Kalau nilainya itu tergantung, kalau semuanya oke ya langsung ke manajemen dan perlu digaris bawahi, bandar tidak akan mengeluarkan uang kalau tidak ketemu semuanya,” tutup BS.

Komentar

komentar