photo: Bambang Suryo beberkan cara kerja match fixing/striker.id

STRIKER.ID– Mantan runner pengaturan skor sepakbola Indonesia, Bambang Suryo akhirnya muncul ke publik dalam sebuah program televisi Nasional Mata Najwa beberapa waktu lalu, ia dengan lugas mengungkapan praktek kotor dalam sepakbola Indonesia.

Ditemui di Kota Malang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu, mantan pelaku match fixing ini kembali mengungkapkan sejumlah fakta menarik soal pengaturan skor yang terjadi dalam sepakbola Indonesia selama ini.

Apa saja fakta tersebut, berikut rangkuman striker.id untuk anda.

1. Liga 2 Banyak Match Fixing

Foto: @labbola

Bambang Suryo menyebutkan jika pertandingan yang terjadi di kompetisi Liga 2 selama ini banyak disusupi bandar judi yang membuat pengaturan skor untuk kepentingan pribadi. Bahkan hingga pertandingan sampai akhir musim.

2. Tarif Match Fixing

Photo: tribunnews.com

Untuk liga 2, Bambang Suryo mengatakan jika dana sebesar 150 hingga 200 juta merupakan uang yang diterima klub yang terlibat dalam kasus match fixing.

3. Alur Match Fixing

Pria berkepala plontos ini membeberkan bagaimana alur praktek match fixing hingga bandar menuai hasil yang diinginkan.

Diawali dari bandar yang mengincar pertandingan. Kemudian bandar meminta tolong kepada runner (perantara) untuk menghubungi tim bersangkutan.

Selanjutnya, runner lah yang akan melakukan nego dengan oknum -oknum atau bahkan klub sendiri. Bisa manajer, pelatih, atau juga pemain.

Namun menurut BS, bandar judi tidak akan setuju, kalau semua perangkat dalam sebuah tim tidak menyetujui.

4. Menduga Ada Oknum PSSI Yang Bermain

photo: fandom.id

Bambang menyebutkan praktek match fixing tidak hanya dilakukan oleh manajemen sebuah klub ataupun pemain dan perangkat pertandingan, namun ia menduga ada oknum angggota PSSI yang terlibat dalam praktek kotor tersebut.

5. Semua Klub Yang Terkait Vigit Waluyo Terlibat Match Fixing

Bambang Suryo mengatakan jika tim yang pernah berkaitan dengan Vigit Waluyo bisa dipastikan melakukan Match Fixing, karena semua “orang bola” pasti mengetahui sepak terjangnya.

Dari informasi berbagai sumber, Vigit memang terkait dengan banyak klub. Dahulu Vigit pernah ada bersama Gelora Dewata, Deltras, Persikubar, Persebaya DU, hingga sekarang seperti PSMP Mojokerto. Danilo Fernando, yang merupakan menantu Vigit saat ini menjabat sebagai asisten pelatih di PSS Sleman.

6. Berani Tantang Vigit Waluyo

Setelah muncul ke media, mantan stopper ini lantas dengan berani menantang Vigit Waluyo agar segera bisa muncul ke permukaan untuk menemuinya.

Hal itu ia lontarkan karena BS merasa kasian dengan para supporter sepakbola karena telah lama dibohongi.

7. Banyak Terima Telpon “Gelap”

Efek menjadi seorang whistel blower memang sangat besar bahayanya, pun demikian dengan yang dialami oleh Bambang Suryo, ia beberapa kali menerima teror dari seseorang dan memberi ancaman.

Bahkan teror hingga menuju rumahnya juga hampir ia rasakan.

 

 

 

 

Komentar

komentar