photo: hamka Hamzah berharap aremania bisa berkreasi lebih baik tahun depan

STRIKER.ID– Buntut pernyataan Andi Darussalam Tabussala yang mengindikasikan adanya praktik pengaturan skor dalam final piala AFF 2010 kala Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia, dimana nama Maman Abdurahman disebut mengakibatkan beberapa pemain timnas yang bertanding kala itu langsung angkat bicara.

Salah satu yang paling berbicara keras adalah kapten Arema FC, Hamka Hamzah, mengapa Hamka Hamzah, karena pemain asal Makassar ini turut ambil bagian dalam partai hidup mati bagi timnas Indonesia itu.

Hamka Hamzah pun menjelaskan jika saat itu Maman Abdurahman yang bertugas menjaga di sektor lini belakang sudah berbicara bahwasanya di dekat garis kontak pinalti itu ada gumpalan pasir yang bisa membahayakan Maman Abdurahman dan juga tim.

Disaat laga tersebut bergulir, bola akhirnya bisa direbut oleh pemain Malaysia Safee Ali, dan ada momen dimana Hamka Hamzah seperti terpeleset, hingga akhirnya pemain Malaysia bisa mencetak gol.

Disaat terpeleset itulah,ada nada dari warga net yang membuat Hamka Hamzah marah, karena telah menyebut Hamka terpeleset seperti terkena kulit pisang.

“Sebelum kita bermain saat kita pemanasan, kita berdua sama maman melakukan pemanasan, dia melakukan long passing. Dimana dia digaris tengah saya disamping tempat kejadian Maman,” kata Hamka dikutip dari bola.com

“Saya kasih tahu Maman, hati hati ada gumpalan pasir. Dan bisa dilihat terangkat tidak rumputnya saat Maman jatuh,” tambah Hamka.

“ Dan kalian yang sering menyerang saya dengan video seperti saya kepeleset pisang, siap siap mulut kalian saya kasih masuk pisang. Kalian tidak tahu kaki kanan saya berada dimana dan Safee Sali berada tepat di belakang saya,” kata Hamka dengan nada keras.

“Sebagai pemain belakang, mata saya bermain semua, itu kalau Talaha (pemain Malaysia ) passing, saya akan dapat bola itu. Tetapi dia buat gerakan sepersekian detik, saya sudah melangkahkan panjang kaki, akhirnya saya terjatuh.

Kapten Arema FC inipun dengan tegas akan membawa warga net yang masih saja menyerangnya dengan video tersebut ke ranah hukum.

“Jadi kalian yang masih menyalakan video itu, dan kalian tidak memiliki bukti, apalagi saya menerima uang itu dan tak memiliki bukti, selesai kalian semua,” tutup Hamka dengan nada marah.

 

Komentar

komentar