STRIKER,ID – Nama Fakhri Husaini dipastikan tak masuk dalam bursa pelatih Timnas Indonesia di level apapun setelah PSSI mengumumkan empat pelatih untuk empat Timnas Indonesia. Keempatnya yakni Simon McMenemy (Timnas putra senior), Indra Sjafri (Timnas U-22), Bima Sakti (Timnas U-16), dan Rully Nere (Timnas wanita).

Baca Juga

Pasca tak masuk dalam bursa pelatih Timnas, Fakhri Husaini pun getol dirumorkan bakal menjadi suksesor Simon McMenemi di Bhayangkara FC.

Tak menampik rumor tersebut, Fakhri justru memang berkeinginan untuk melatih klub Liga 1. Hal itu dikarenakan ia ingin melawna stikma negatif soal pelatih dan pemain karena terkuaknya kasus pengaturan skor.

“Saya merasa sedih, ketika semua orang menilai negatif pelatih dan pemain karena adanya kasus pengaturan skor. Saya tidak ikhlas kalau kondisi ini terus berlanjut,” ujar Fakhri Husaini, dilansir dari Bolalob.com

“Saya ingin turun dan membuktikan bahwa tidak semua pelatih seperti itu (soal pengaturan skor), tidak semua klub seperti itu,” tambahnya.

Fakhri yakin masih banyak pemain dan pelatih, bahkan wasit yang memiliki integritas terhadap permainan sepak bola. Ia menilai, jika menerima pinangan klub Liga 1, tentu itu menjadi tantangan berat.

“Memang ini tantangan berat buat saya kalau berkarier di liga, tapi saya yakin masih banyak pelaku sepak bola Indonesia yang memiliki integritas,” papar Fakhri.

“Ini harus dilawan, kalau semua apatis maka sepak bola akan mati dan kehilangan kepercayaan publik. Jujur saja sepak bola butuh pelatih yang berani dan ini tantangannya berat,” pungkasnya.

 

Komentar

komentar