STRIKER.ID – Bersamaan dengan rilis map bertema salju atau Vikendi, Bluehole selaku pengembang dari PUBG melakukan ban masal terkait cheat. Sialnya pembasmian pemain-pemain nakal ini berpotensi mengganggu berlangsungnya kompetisi PUBG Pro League.

Cheat yang dimaksud adalah penyalahgunaan bug yang mampu membuat penggunanya mampu melihat posisi lawan dari radar, atau yang lebih dikenal dengan radar hack.

Pemain Esport Ini Dipecat Usai Mengolok Tragedi Kelam Sepakbola

Pihak Bluehole memang kecolongan dalam menanggulangi cheat ini. Pasalnya tools kecurangan ini sudah beredar selama kurang lebih 14 bulan. Tidak seperti wall hack yang mudah diketahui ciri-cirinya, radar hack lebih sulit dideteksi ciri-ciri penggunanya. Karena itulah hack ini mampu bertahan lama tanpa segera ditangani.

Menurut Revivaltv.id setidaknya sudah 30.000 akun PUBG dibekukan/diban lantaran terindikasi melakukan praktik kecurangan radar hack. Dan ternyata 10 diantaranya merupakan pemain profesional yang bermain di ranah kompetitif.

PlayerJones

Salah pemain pro yang mengaku menyalahgunakan hack tersebut adalah PlayerJones. Pemain yang bermain untuk Copenhagen Flames tersebut mengakui perbuatannya dan bersedia menerima konsekuensi berupa pembekuan akun.

Selain PlayerJones beberapa nama lainya adalah : TEXQS (Pittsburgs Knights), Hoffmann88(Copenhagen Flames), PAPAYA (mantan Team Secret), Smitty(Kaos Latin Gamers), S1D, sezK0, Steph dan THZ.

Yang cukup mengejutkan muncul nama TEXQS dalam daftar tersebut. Dimana TEXQS bersama Pittsburgs Knights menjadi tim yang cukup disegani. Bahkan mereka mendapatkan direct invite alias undangan langsung untuk turnamen PUBG Europe League.

Dan buntutnya pihak Pittsburgs memutuskan untuk membekukan TEXQS untuk sementara waktu. Melalui rilis diakun media sosial mereka, Pittsburgs Knights menyatakan membangkucadangkan TEXQS hingga ada bukti autentik apakah pemainnya tersebut melakukan cheat atau tidak.

Salut, Komunitas Lakukan Galang Dana Untuk Hidupkan Kompetisi Heroes of the…

Uniknya hingga berita ini diturunkan, hanya PlayerJones yang cukup gentle mengakui kecurangannya.

Komentar

komentar