Photo: tribunnews.com

STRIKER.ID– Tim berjuluk Singo Edan Arema memiliki sejarah panjang dalam kancah sepakbola Indonesia. Arema merupakan salah satu tim yang masih bertahan dari kompetisi era Galatama.

Meski prestasi tim kebanggaan Aremania ini mengalami banyak pasang surut, nyatanya Tim ini tak pernah surut sari dukungan supporter setianya Aremania dan Aremanita.

Soal prestasi ini memang tidak melulu dihadirkan dari pemain yang berada di atas lapangan. Namun faktor pelatih juga tidak lepas memberikan kontribusi yang besar.

Setidaknya ada tiga pelatih yang berhasil memberikan kesan mendalam bagi pendukung setia Singo Edan karena gaya melatih yang tentunya bisa memberikan gaya khas Malangan.

Kira kira siapa saja pelatih tersebut? Simak ulasan kami berikut ini:

3.M Basri (1999-2000)

Photo: okezone com

Pelatih Arema di musim 1999 ini cukup memberikan efek yang cukup apik bagi tim kebanggaan Aremania ini.Di era itu M Basri kali pertama mampu membawa Arema lolos ke babak 8 besar Liga Indonesia.

Keberadaan pelatih asal Makassar itu tentunya akan selalu diingat oleh para pendukung setia Arema, karena pada musim itu skuat Singo Edan terbilang biasa biasa saja, namun bisa mengejutkan hingga lolos ke babak 8 besar.

Racikan Basri rupanya memiliki keistimewaan dalam membangun tim dengan karakter dengan mental tanding yang tidak mudah menyerah di lapangan.

2. Robert Rene Alberts (2009-2010)

Pelatih asal Belanda ini jelas masih akan terus diingat oleh pendukung setia Arema FC, yakni Aremania dan Aremanita pasalnya melalui tangan dingin pelatih yang kini membesut PSM Makassar itu mampu membawa tim berjuluk Singo Edan merengkuh juara Liga Indonesia pada musim 2009/2010.

Padahal di era itu kondisi finansial Arema sedang kurang bagus, hal itu terlihat dari komposisi para pain yang notabene bukan pemain bintang. Namun ketika Roberts datang, pemain yang bukan bintang saat itu macam, Dendi Santoso, Benny Wahyudi, dan juga pemain asing yang tergolong baru dikenal oleh publik Malang seperti Noh Alamsah, M Riduan mampu memberikan warna tersendiri bagi para pecinta bola Malang Raya.

Skuat Singo Edan yang dipandang sebelah mata, disulap menjadi tim dengan permainan yang cepat, taktis dan menyerang. Sehingga menyulitkan setiap lawan di musim tersebut.

3. Alm Suharno (2015)

Photo: tribunnews.com

Pelatih terakhir yang juga akan selalu diingat oleh Aremania dan Aremanita adalah sosok almarhum pelatih Suharno. Dedikasinya bersama Arema begitu luar biasa hingga akhirnya mantan pelatih Persiwa ini dipanggil Sang Pencipta saat melatih tim.

Berkat dedikasinya tersebut, pelatih yang akrab disapa ‘Pak Once’ itu mampu membawa tim Singo Edan menjadi tim yang lebih berkembang.

Pendekatannya yang penuh kesabaran dan kebapakan, membuat setiap pemain merasa saling memiliki dan punya rasa kekeluargaan yang kuat.

Sehingga hal ini berimbas pada prestasi Arema, yang sukses memenangi beberapa turnamen yang dihelat

Komentar

komentar