sumber foto: liga-indonesia.id

STRIKER.ID – Idealnya seorang pelatih kepala dalam sebuah klub sepakbola adalah juru racik, dan taktik sebuah tim. Sehingga ia juga yang menentukan komposisi pemain dalam sebuah formasi yang ingin dia bangun.

Sehingga dalam kondisi tersebut, tentu sebuah tim akan menentukan seorang pelatih terlebih dahulu, sebelum membentuk susunan pemain. Karena sang pelatih lah yang akan memilih dan menyeleksi pemain, sesuai dengan kebutuhannya.

Baca juga:

Namun kondisi ideal tersebut tampaknya mulai berubah di pentas Liga 1 sebagai kasta kompetisi sepakbola tertinggi di Tanah Air. Menyongsong musim baru 2019, sejumlah tim sudah mulai berbenah.

Uniknya, banyak diantara mereka yang sudah mengontrak pemain (lama atau baru), tanpa ada kehadiran pelatih utama. Ya, istilahnya pemain aman dahulu, pelatihnya kemudian. Dari catatan kami, setidaknya ada lebih dari tiga tim di Liga 1 yang sudah melakukan hal ini.

Wah, siapa saja ya mereka, simak ulasan lengkapnya berikut ini:

  1. Arema FC
photo: aremaofficial

Beberapa hari setelah musim 2018 berakhir, manajemen Singo Edan bergerak cepat. Mereka mengumumkan tidak lagi meneruskan kontrak pelatih Milan Petrovic, dan bersamaan dengan memastikan memperpanjang kontrak 80 persen skuat dari musim sebelumnya untuk di musim 2019.

Hingga pekan pertama Januari 2019, Arema FC yang sudah memiliki sudah memiliki 14 pemain lengkap dari kiper sampai penyerang. Mereka hanya tinggal menentukan siapa yang akan jadi pelatihnya. Diperkirakan Milomir Seslija yang akan kembali memimpin pasukan Singo Edan di musim 2019.

2. Madura United

Photo: Instagram official Madura United

Seperti juga Arema, tim asal Pulau Garam ini juga punya pergerakan agresif dalam upaya membentuk tim. Jika Singo Edan mendahulukan pemain lama untuk dikontrak, maka Madura justru sudah banyak membeli pemain baru, sebelum mereka memiliki pelatih kepala secara resmi.

Setidkanya sampai pekan pertama Januari 2019, Madura United sudah diperkuat 16 pemain baru, lima diantaranya adalah punggawa anyar yang didatangkan manajemen. Soal siapa pelatihnya? Hingga sekarang belum ada tanda – tanda.

Namun soal rekruitmen pemain tersebut, manajemen Laskar Sape Kerrap menyebut sudah berkoordinasi dengan pelatih baru, yang identitasnya masih disembunyikan.

3. Bali United

foto: tribunnews.com

Ditinggal pelatih Widodo Cahyono Putro di akhir – akhir musim, dan belum mendapatkan nama pelatih baru hingga detik ini, tidak membuat manjemen Bali United berdiam diri. Serdadu Tridatu tetap aktif melakukan pembenahan skuat. Sejumlah pemain lama yang dirasa kurang maksimal dilepas, beberapa pemain baru mulai masuk.

Dua rekrutan utama Bali United, tanpa kehadiran pelatih utama adalah Ahmad Maulana dari Borneo FC dan juga Paulo Sergio dari Bhayangkara FC. Setidaknya, sampai sekarang tim asal Pulau Dewata ini sudah punya 13 pemain lebih yang siap membela mereka di musim 2019.

4. Borneo FC

Setali tiga uang dengan tiga tim di atas, klub asal Kalimantan ini juga hingga saat ini belum ada kejelasan soal pelatih. Setelah kontrak pelatih lama Dejan Antonic berakhir akhir musim lalu.

Walapaun begitu, hal tersebut rupanya bukan menjadi suatu halangan bagi manajemen untuk membentuk tim baru. Selain berupaya mempetahanka. n sejumlah pemain lama berpotensi. Pesut Etam juga mulai aktif di bursa transfer. Setidaknya dua pemain baru sudah mereka datangkan. Yaitu Asri Akbar dan Renan da Silva, keduanya adalah mantan pemain Persija Jakarta.

Soal pelatih baru, Borneo hingga pekan pertama Januari ini masih berteka – teki.

5. Kalteng Putra

Seperti juga ‘kakak’ nya Borneo FC, tim debutan Liga 1 2019 ini sampai sekarang juga belum menunjuk sosok pelatih kepala. Namun justru manajemen klub ini mulai agresif di bursa transfer.

Selain mengincar sejumlah pemain dunia untuk lini depan, Kalteng Putra juga mengumumkan rekrutmen tiga pemain berlabel nasional. Yaitu Ferinando Pahabol, Wasiatul Hasbulah dan Sandi Sute. Nama terakhir untuk sementara batal, karena memutuskan bertahan di Persija.

Selain pemain di atas, manajemen juga memastikan masih akan memperpanjang kontrak lima puggawa lama yang membela mereka di Liga 2 2018.

Masalah pelatih utama, Kalteng Putra belum memastikan apapun. Walaupun tersiar kabar bahwa Kas Hartadi tetap akan dipertahankan.

 

Komentar

komentar