foto: pssi.org

STRIKER.ID – Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri akhirnya mulai bekerja membentuk skuat. Langkah awal yang diambil pria asal Sumatera Barat tersebut, adalah dengan memanggil 38 pemain muda, untuk mengikuti seleksi tahap awal pada 7 Januari 2018.

Meskipun bisa dibilang 38 pemain yang dipanggil adala para pemain muda terbaik Tanah Air, mulai dari luar negeri, Liga 1 bahkan hinga Liga 3, namun ternyata ada beberapa nama potensial yang tidak ikut terpanggil.

Baca juga:

Nah, jika menilik pernyataan dari Indra Sjafri, bisa jadi nama – nama ini memang belum terpanggil. Karena Timnas U-22 yang dipersiapkan untuk kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games 2019 ini memang menggunakan sistem promosi -degradasi.

Lalu, siapa saja ya pemain potensial yang tidak atau belum dipanggil Timnas? Simak daftarnya berikut ini:

  1. Nadeo Agrawinata  – Borneo FC
photo: striker.id/Nadeo Argawinata

Kiper berusia 21 tahun ini musim lalu bermain cukup impresif. Menggantikan M Ridho yang lebih sering bertugas di Timnas, pemain asal Kota Kediri Jatim ini berhasil menghantarkan Pesut Etam finish di posisi ke-7 Liga 1 2018.

Bermain dalam 19 laga di musim 2018, Nadeo menunjukkan kemampuan yang menjanjikan sebagai seorang kiper. Namun kali ini ia belum beruntung untuk bisa dipanggil Timnas.

Justru dua rekannya di Borneo yang terpanggil Indra Sjafri, yaitu gelandang Wahyudi Hamisi dan Rifal Lastori, yang musim lalu bermain apik bersama PSS Sleman.

2. Habel Boas Inzaghi Isir  – Perseru Serui

Pemain berusia 19 tahun ini musim 2018 bermain dengan apik. Meskipun masih berusia muda, namun Habel cukup mendapat kepercayaan dari tim pelatih Perseru untuk turun sebagai pemain inti.

Terbukti, di musim 2018, Habel dipercaya turun dalam 18 laga Liga 1, serta mampu menyumbangkan sebiji gol untuk Perseru. Berkait permainan taktisnya di lini belakang juga, Cendrawasih Jingga musim ini terhindar dari degradasi.

3. Sidik Saimima  – Perseru Serui

foto: persebaya.id

Rekan satu tim Habel di Perseru ini dalam analisa kami juga bisa dibilang luput dari pemanggilan Timnas U-22. Karena pemuda berusia 21 tahun ini, pada musim 2018 menunjukkan permainan yang apik sebagai seorang gelandang.

Bermain untuk dua tim yang berbeda, Sidik mampu menunjukkan permainan yang konsisten, bahkan cenderung meningkat. Pada putaran pertama Liga 1, ia memperkuat Persebaya sebanyak 8 kali dan mencetak 1 gol. Permainannya semakin apik, setelah di putaran kedua pindah ke Perseru. Pemain binaan Persebaya ini bermain dalam 11 laga dan mengemas 2 gol plus 3 assist.

Prev1 dari 2
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar