STRIKER.ID – Borneo FC terus bergerak taktis di lantai bursa transfer. Terbaru, tim asal Pulau Kalimantan tersebut mendatangkan bek asal Uzbekistan bernama Javlon Gusleynov. Lalu siapakan sebenarnya pemain berusia 27 tahun tersebut?

Javlon sendiri diumumkan sebagai punggawa baru Borneo FC pada Minggu (06/01). Pemain dengan postur tinggi besar ini akan dirancang sebagai pengganti bek tanggu asal Brasil Renan Alves yang hengkang ke tim Malaysia Kedah FA.

Baca juga:

View this post on Instagram

Welcome to Orange Squad Family, Javlon Guseynov. Your New House, Your New Challenge. MANYALA 🔥🔥 __ #KebanggaanSamarinda #JayalahPesutEtam #BorneoFC #OrenSquad #PesutEtam @Guseynov.24

A post shared by Borneo FC Samarinda (@borneofc.id) on

Rupanya rekam jejak dan kemampuan Javlon memang cukup menyakinkan untuk bisa membuat Bos Borneo FC Nabil Husein bisa kesengsem.

Musim lalu, Javlon memperkuat tim kasta tertinggi liga Uzbekistan FK AGMK Olmaliq. Menariknya, bersama tim penghuni peringkat ke-8 tersebut, Javlon menjadi salah satu pemain yang selalu bermain sepanjang musim. 22 laga di liga reguler + 5 pertandingan di babak playoff degradasi, berhasil dia jalani bersama Olmaliq.

Sehingga bisa jadi ketangguhan fisik Javlon dan konsistensi nya dalam bermain full sepanjang musim tersebut yang dinilai oleh Borneo FC akan memberikan mereka ketenangan. Karena musim lalu mereka punya pengalaman buruk dengan bek lainnya asal Asia Tengah.

Dimana pemain asal Kyrgistan Azamat Baimatov yang juga kapten timnas di negaranya itu, bersama Borneo FC lebih banyak berkutat dengan penyembuhan cedera. Bahkan Baimatov sudah harus berpamitan sebelum musim 2018 berakhir untuk bisa berobat.

Selain itu, diketahui Javlon juga sempat membela klub Thailand Chainat Hornbill beberapa waktu lalu. Sehingga tentu dia sudah punya pengalaman dan adaptasi dengan lingkungan, kultur dan sepakbola di kawasan Asia Tenggara.

Hal tersebut, juga bisa menjadi keuntungan bagi Borneo FC, karen sang pemain tentu tidak terlalu sulit beradaptasi dengan lingkungan barunnya nanti di Indonesia.

Nah, akankah Javlon benar – benar bisa membuktikan kualitasnya di Indonesia? Mengingat dalam dua edisi terakhir Liga 1, banyak pemain asal Asia Tengah yang gagal mencapai performa puncak di Indonesia, patut kita nantikan.

 

Komentar

komentar