photo: striker.id

STRIKER.ID – Munculnya nama CEO Arema FC Iwan Budianto dalam kasus dugaan match fixing yang dilaporkan oleh kubu Perseba Bangkalan kepada Satgas Anti Mafia Bola Polri.

Menurut Media Officer Arema FC Sudarmaji, pihak manajemen Arema tidak merasa terganggu dengan kasus yang menyeret nama IB, sapaan akrab Iwan Budianto tersebut. Karena hal tersebut terkait dengan kapasitas IB di PSSI bukan Arema.

Baca juga:

Meskipun begitu, Sudarmaji berharap semua pihak tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah dalam menyikapi masalah ini.

“Kalau memang yang disebutkan kepolisian mengarah ke pemimpin kami, namun tentu masalah itu tidak berkaitan dengan Arema, karena memang hal tersebut mengarah kepada beliau sebagai pengurus PSSI. Kami berharap semua bisa mengedepankan azas praduga tidak bersalah,” kata Sudarmaji.

Sudarmaji juga menyakini, jikapun dibutuhkan IB pasti akan siap untuk bisa memenuhi panggilan kepolisian untuk bisa dimintai keterangan lebih lanjut.

“Beliau adalah warga negara yang taat hukum. Saya menyakini, jika dibutuhkan beliau pasti akan datang dan mengikuti prosedur hukum dari kepolisian,” lanjut pria yang juga mantan jurnalis ini.

Sebelumnya nama IB disebut oleh manajer Perseba Bangkalan Imron Abdul dalam laporan kepada Satgas Anti Mafia Bola, terkait dengan adanya permintaan dana dalam penyelenggaraan Piala Soeratin pada 2009 yang lalu.

Komentar

komentar