Foto: striker.id

STRIKER.ID – Tim Liga 2, Cilegon United harus menelan kekalahan dengan skor 2-0 saat melawat ke kandang Madura United pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia, Selasa (29/01) di stadion Gelora Ratu Pamelingan.

Dua gol dari Andik Vermansah dan Aleksander Rakic memupus perjuangan Cilegon United yang hingga menit 65 mampu menahan gempuran dari pemain Madura United.

Dibalik kekalahan tersebut, ada satu cerita sedih yang harus dialami Cilegon United sebelum menelan kekalahan. Pelatih Imam Riyadi mengaku jika dirinya kesulitan mengumpulkan pemain karena sudah ada bergabung dengan tim lain atau keperluan yang lain.

“Kita kesini tak ada target apa apa. Apalagi awal kami ada kesulitan untuk mengumpulkan tim. Ada yang sudah gabung tim lain, ada juga karena alasan yang lain,” ucapnya.

Meski sempat mengalami kesulitan mengumpulkan pemain tapi Cilegon United mampu memberikan perlawanan dan membuat kesulitan Madura United paling tidak hingga menit 65. Namun Imam Riyadi sadar bahwa target tim ingin meraih poin di kandang Madura United bukanlah hal yang mudah.

“Away targetnya bisa mencuri poin tapi realistis tim Madura United sekarang luar biasa. Yang penting pertandingan berjalan baik dan jadi pengalaman luar biasa bagi anak anak,” imbuhnya.

Meski kalah dengan skor 2-0, Imam mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya sebab mampu memberikan perlawanan bagi tim lawan.

“Sekali lagi ini pertandingan yang luar biasa. Berjalan baik dan bagus terutama untuk Cilegon ini jadi pengalaman berharga karena melawan tim tangguh. Kita gak melihat skor tapi ini pertandingan yang menarik,” tandasnya.

Selanjutnya pertandingan leg kedua akan digelar di kandang Cilegon United, stadion Krakatau Steel, 5 Februari 2019.

Komentar

komentar