STRIKER.IDTimnas U-22 besutan pelatih Indra Sjafri bakal turun di ajang Piala AFF di Kamboja pada 18 Oktober mendatang. Namun di hajatan turnamen sepakbola level Asia Tenggara itu, skuat timnas tidak akan diperkuat oleh gelandang energik Saddil Ramdani.

Hal itu dikarenakan, klub Pahang FA yang dibela oleh eks pemain Persela Lamongan itu tak mengijinkan sang pemain untuk membela Timnas.

Pihak klub beralasan, agenda Piala AFF untuk usia muda itu bukan merupakan agenda resmi FIFA. Mendengar hal itu, pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri menyatakan tak masalah, malahan pelatih asal Padang itu mengaku ada keuntungan.

Keuntungan tersebut tak lain adalah tim pelatih bisa mencari alternatif pemain pengganti lain sekaligus bisa mengorbitkan pemain anyar tersebut.

“Tidak masalah Saddil gagal bergabung. Karena secara regulasi ini kan bukan agenda dari FIFA dan itu hampir semua klub di seluruh dunia mematuhinya. Keuntungannya adalah pemain lain bisa muncul,” kata Indra Sjafri dikutip dari inikata.com.

Tak hanya Saddil, pemain lain yang biasa menghuni timnas seperti Egy Maulana Vikri juga tak bisa membela Timnas dengan alasan yang sama. Atas kondisi ini eks pelatih Bali United itu mengaku pasrah karena aturan harus dipatuhi.

“Kebetulan ada yang bermain di luar negeri dan diatur dengan regulasi, jadi kami harus mematuhinya,” ujar Indra Sjafri.

Indra Sjafri pun tetap optimis para pengganti pemain yang berada di luar negeri karena tak mendapat ijin itu memiliki kualitas yang cukup setara dan mampu memberi hasil terbaik bagi Timnas.

 

Komentar

komentar