STRIKER,ID – Publik sepak bola Tanah Air tentu masih ingat dengan pemain asing berkebangsaan Saint Kitts and Nevis yang pernah berkiprah di Liga Indonesia, Keith Kayamba Gumbs?

Yup, setelah memutuskan pensiun dari lapangan hijau pada 2014 silam, tepatnya pasca membela Arema Cronus, kabarnya memang jarang terdengar di telinga.

Baca juga

Akan tetapi, seperti dilansir dari SukaBola, ternyata mantan pilar andalan Srwijaya FC itu saat ini tengah fokus menitih karir sebagai seorang pelatih.

Dikabarkan, pemain yang saat ini berusia 46 tahun itu membesut salah satu klub di Australia, Southern Ettalong United. Hal itu diketahui dari bebera unggahan foto dalam akun instagram Kayamba Gumbs yang diberi nama @simple.footballg.o.a.l.s.

View this post on Instagram

Warmup part 2 with Raife ⚽️?????

A post shared by Kayamba Gumbs (@simple.footballg.o.a.l.s) on

Dalam unggahannya itu, Gumbs tampak melatih anak-anak di sana dari berbagai sisi. Gumbs melatih teknik dan fisik dengan menggunakan beberapa metode latihan. Memang di klub itu, pemain asal Saint Kitts and Nevis tersebut menjadi pelatih untuk pengembangan usia muda.

Pada awal 2016 ia kemudian memutuskan untuk meneken kotrak dengan mantan klub yang sudah dibelanya selama lima tahun yakni Sriwijaya FC untuk menjadi pelatih fisik.

Saat masih aktif menjadi pemain kualitas seorang Kayamba memang sudah tidak diragukan lagi. Sepanjang kariernya, selain memperkuat Sriwijaya dan Arema, Kayamba juga pernah memperkuat beberapa klub ternama lainnya di luar negeri seperti FC Twente, Sturm Graz, Hull City, Palmeiras, Kitchee FC, hingga Sabah FA.

Sementara saat menitih karir di Sriwijaya FC, pemain yang berhasil mencetak 47 gol, sejak pertama kali bermain pada 1989 untuk Timnas Saint Kitts and Navi tersebut berhasil membawa Sriwija tiga kali meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi Tanah Air.

Terakhir betul juara ISL musim 2011-2012. Selain itu saat membela Arema dirinya juga menjadi salah satu pemain yang paling fight dilapangan dan menjadi idola Aremania pasca melakukan selebrasi gol, dengan menyanyikan mars Aremania, dan membuat seisi Stadion Kanjuruhan bergemuruh. Sebelum memutuskan untuk gantung sepatu, pemain terbaik Piala Menpora 2013 tersebut berkarir di PS Barito Putera setelah tiu ia gantung sepatu lantaran

Mulai berkecimpungnya Gumbs di bidang kepelatihan bukanlah kabar yang mengagetkan. Selain usianya sudah berpengalaman, Pemain Terbaik Piala Menpora 2013 ini memang memiliki tiga lisensi kepelatihan, yaitu Analysing, Evaluating Soccer Teams and Players (2009), Conditioning For Soccer (2010), dan Diploma Kepelatihan (2012).

Komentar

komentar