STRIKER.ID – Bali United tengah membangun tim Esport mereka sendiri yang diberi nama Island of Gods. Tim berjukul Laskar Serdadu Tridadu ini digadang menjadi klub profesional Indonesia pertama yang memiliki tim Esport-nya sendiri.

Hal tersebut terlihat dari postingan akun Instagram Island of God (@iogesport) yang memproklamirkan bahwa dirinya merupakan bagian dari Bali United.

View this post on Instagram

“Apa hubungan Island of Gods dan Bali United?” • Buat yang penasaran, yang udah nanya-nanya ke mimin, udah kejawab ya genks. • Yups! Island of Gods adalah tim eSports milik @baliunitedfc, klub sepakbola Indonesia pertama yang punya tim eSports. • Terusss.. Ada divisi apa aja di Island of Gods? Siapa aja roster kita? Cekidot terus di sini ya! #IslandOfGods #BaliUnited #IOG #esports #esportsteam #esportsindonesia #squad #MobileLegends #PUBG #fifa #freefire #dota #csgo

A post shared by Island of Gods eSports (@iogesports) on

“Yups!, Island of Gods adalah tim eSports milik Bali Unitedd, klub sepakbola Indonesia pertama yang punya tim eSports,”tulis caption mereka.

Kabar tersebut dikonfirmasi sendiri oleh pemiliki Bali United, Pieter Tanuri. Perkembangan Esport yang terlihat menjanjikan nampaknya membuat Pieter tergiur untuk mengikuti langkah klub-klub Eropa membentuk tim olahraga virtualnya sendiri.

Terlebih Esport juga mendapatkan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat Indonesia terutama generasi milenial. Bahkan pemerintah pun memberikan dukungan penuh kompetisi modern ini. Dibuktikan dengan diadakannya Piala Presiden eSports 2019 yang sedang berlangsung hingga saat ini.

“Melihat trend dunia juga berubah, lalu ada harus jelas antara yang suka sepak bola dan Esports. Jadi saya rasa kita harus menjadi pionir untuk masuk ke dunia Esports,” ungkap Pieter Tanuri seperti dilansir dari Bolalob.com.

Pieter menjelaskan sengaja tidak menggunakan nama Bali United untuk tim Esport barunya. Keputusan tersebut sudah melewati banyak pertimbangan karena minimnya pengalaman dibidang Esports yang dimiliki Bali United.

“Itu strategi dari pemasaran. Karena kalau ada nama Bali United, bisa memengaruhi nama Bali United, mengingat kurangnya pengalaman kami di Esports,” jelas Pieter.

Rencananya tak hanya sekedar membangun tim olahraga virtualnya sendiri, Bali United JUGA menyelenggarakan kompetisi juga yang bertajuk Bali United Esports Championship. Tak main-main total hadiah yang ditawarkan mencapai 200 juta rupiah.

Kita tunggu saja apakah keputusan Bali United ini bakal menjadi trend baru dikalangan klub-klub tanah air ?

Komentar

komentar