STRIKER.ID – Karakter Ole Gunnar Solskjaer yang dikenal kalem dan tidak mudah emosi, dikabarkan berubah 180 derajat, setelah Setan Merah dikalahkan PSG di fase gugur Liga Champion 2-0 di Old Trafford.

Simak juga ini!

Manajer asal Norwegia tersebut sebenarnya memaklumi hasil tersebut, karena ia menilai PSG adalah tim yang lebih baik dari United.

Namun, seperti dilansir dari thesun.co.uk, bahwa Solksjaer marah, karena ia menilai pemain United membuat beberapa kesalahan yang membuat raksasa Liga Inggris tersebut keok di kandang sendiri.

Ini adalah kekalahan pertama bagi Solksjaer, semenjak ia menggantikan Mourinho pada pertengahan musim ini.

Solksjaer pun menganggap ada tiga hal yang membuatnya kecewa dan naik pitam kepada para pemain Setan Merah.

  1. Gagal antisipasi Set Piece

Pertama, PSG mencetak gol pembuka kemenangannya ke gawang Setan Merah, melalui Presnen Kimpembe, setelah ia menerima umpan matang dari sepak pojok Angel di Maria.

Solksjaer menyebut bahwa ia kecewa dengan bagaimana para pemainnya bereaksi dan mengantisipasi set-piece yang dilakukan oleh PSG.

Tekanan para pemain United dinilai Solksjaer terlalu fokus kepada pemain tertentu, sehingga melupakan Mbappe yang dengan mudah bisa melepaskan sepakan keras.

2. Kurang sabar dalam mengolah bola

Yang kedua, manajer sementara United ini juga mengeluhkan para pemainnya yang kurang sabar dalam melakukan penguasaan bola. Ia menekankan ball possesion, karena tahu pemain – pemain PSG punya kualitas istimewa secara individu dalam membawa bola.

3. Terburu – buru dalam menekel lawan

Kemudian yang ketiga, Solksjaer disebut kecewa dengan para pemainnya yang disebut terlalu terburuĀ  – buru dalam melakukan tekel kepada pemain lawan. Akibatnya, ada beberapa pelanggaran dan kartu yang tidak perlu, seperti yang didapat Paul Pogba.

United sekarang harus bekerja super keras untuk bisa meraih tiket lolos ke perempat final, pada leg kedua 6 Maret mendatang. Pada laga di Liga Primer, Setan Merah juga akan mendapatkan tantangan dari Chelsea pada pertandingan di hari Senin di Stamford Bridge.

Komentar

komentar