STRIKER.ID– Tim Satgas Antimafia bola bentukan Polri akhirnya menetapkan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sebagai tersangka. Kabar inipun cukup mengejutkan semua pihak, termasuk tim kepelatihan Arema FC.

Pelatih Kepala Arema FC, Milomir Seslija pun ikut berkomentar terkait kasus yang mendera mantan Sekjen PSSI itu.

“Kemarin saya sempat membaca berita terkait presiden PSSI. Lalu bagaimana nantinya PSSI ke depan?” ungkap pelatih asal Bosnia dilansir dari bola.com.

Namun, sejatinya Milo sudah begitu paham dengan kondisi persepakbolaan tanah air ini, termasuk kasus mantan ketua PSSI, Nurdin Halid pada 2005 silam, dimana Nurdin pernah dipenjara, namun kasusnya berbeda dengan Plt Ketua Umum PSSI,Joko Driyono.

“Jadi, sebelumnya sudah pernah ya… Jadi, ini bukan hal baru,” tambah eks pelatih Madura United ini.

Sementara terkait pengganti Joko Driyono yang kemungkinan besar digantikan oleh Iwan Budianto, Milo memilih mengikuti kondisi saja dan tidak banyak berkomentar lebih panjang lagi.

“Saya hanya mengikuti saja. Apakah nantinya ada kongres atau Pak Iwan jadi orang nomor satu di PSSI,” sambungnya.

Meski demikian Milo menyatakan tidak berkompenten untuk menyuarakan usulan terkait kondisi yang dialami PSSI saat ini, karena dirinya datang ke Indonesia hanya untuk melatih. Bukan jadi pengamat atau penasihat federasi.

Komentar

komentar