STRIKER.ID – Legenda Juventus Pavel Nedved akhirnya mengungkap, mengapa ia tak pernah meninggalkan Nyonya Tua, meskipun selama ini ia selalu mengidolakan Manchester United.

Simak juga:

Nedved merupakan satu diantara pesepakbola dari abad 21 yang memiliki karir luar biasa. Dengan banyak meraih prestasi baik bersama berbagai klub, maupun ketika membela negaranya Ceko.
Nedved memutuskan pensiun dari lapangan hijau pada 2009, namun dia tetap bertahan di klub terakhirnya Juventus, dan menjabat sebagai wakil presiden klub asal Turin tersebut sejak 2015.
Kini, jelang kaga antara Atletico Madrid dan Juventus di Liga Champions, Nedved mengungkap bahwa ia selama ini adalah penggemar berat Manchester United.

“Saya selalu menaruh hormat kepada sepakbola Inggris dan Liga Primer mereka, saya tak pernah bosan melihat mereka,” tutur pria berusia 46 tahun tersebut, seperti dikutip dari The Telegraph.

“Dahulu agen saya pernah menerima tawaran dari Manchester United, dan jujur saya selalu menjadi suporter mereka dan juga Sir Alex Ferguson, khususnya pada masa itu,”

“Mereka (Manchester United), selalu menjadi musuh yang hebat, namun juga selalu bisa menjadi inspirasi, dan membuat saya selalu bersemangat. Ferguson sudah mendapatkan banyak hal hebat, dan saya tidak tahu, apakah akan ada sosok yang bisa menyaingi prestasinya di masa mendatang,” beber Nedved.

LEAD Technologies Inc. V1.01

Mantan winger handal ini juga menjelaskan, kenapa dia memilih tetap bertahan di Juventus yang kala itu terdegradasi ke Serie B. Padahal sebenarnya Nedved dengan mudah bisa hengkang dan mendapatkan tempat di klub – klub top Eropa lain.

“Pertanyaan ini selalu ditanyakan kepada saya. Memang saat itu adalah keputusan yang sangat sulit untuk tetap bertahan atau tidak. Namun pada akhirnya keputusan saya adalah tetap di sini,”

“Pada akhirnya menjadi keputusan mudah untuk tetap bertahan. Pemain lain yang memutuskan bertahan juga punya alasan yang sama. Apa yang terjadi kalau kami semua meninggalkan Juventus saat itu?”

“Kami mantap memilih bertahan, karena kami merasa harus bertanggung jawab, mengembalikan Juventus ke tempat yang seharusnya. Klub sudah mempercayai kita selama ini, jadi saya berpikir, inilah waktunya membayar kepercayaan tersebut. Itulah mengapa pada akhirnya bertahan jadi keputusan yang mudah,” pungkasnya.

Komentar

komentar