foto: tribunnews.com

STRIKER.ID- Seperti sudah diprediksi, Simon McMenemy akan mengusung skuat seimbang dalam laga debutnya melawan Myanmar 25 Maret di Stadion Thiri Myanmar.

Selain sejumlah pemain langganan tim nasional seperti Fachruddin Aryanto, Andik Vermansah, Zulfiandi, Evan Dimas dan Hansamu Yama, dan beberapa nama beken lain. Pelatih asal Skotlandia ini juga mengusung sejumlah nama yang siap mendapatkan caps pertamanya berkostum Timnas Indonesia.

Siapa saja mereka, simak ulasannya berikut ini:

1.Otavio Dutra, Persebaya

Ini adalah pemanggilan yang menarik. Dutra mendapatkan panggilan ke Timnas dalam posisi masih berstatus pemain asing.

Namun namanya tetap dicantumkan, karena diyakini dalam waktu dekat bek senior ini akan mendapatkan status WNI nya.

Pernah bersama-sama di Bhayangkara FC pada musim 2017, bisa jadi alasan Simon memanggil bek Persebaya ini ke Timnas.

Kelebihan:

Punya pengalaman, visi bermain bagus, tangguh menjaga kedalaman pertahanan, sangat dihormati pemain lain.

Kekurangan:

Usia tak lagi muda, membuat kecepatannya sudah berkurang.

2.Arthur Bonai, PSIS

Sejatinya musim lalu Bonai penampilannya secara individu bersama Perseru Serui tidaklah terlalu menonjol.

Namun gelandang asal Papua ini memang punya kemampuan menguasai lini tengah yang baik. Kepemimpinannya, juga jadi salah satu faktor Perseru selalu tampil bersemangat, hingga sukses lolos dari jerat degradasi.

Kelebihan:

Fisik mumpuni, usia matang, mampu jadi jendral lapangan tengah

Kekurangan:

Debut perdana, perlu waktu untuk nyetel dengan pemain Timnas lain

3. Wahyu Subo Seto, Bhayangkara FC

Pelan tapi pasti, Wahyu berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu gelandang serang papan atas di Liga 1.

Hal tersebut dibuktikan dengan konsistensinya sebagai pemain inti di The Guardians dalam dua musim terakhir.

Tampaknya, hal ini pula yang membuat Simon McMenemy langsung memanggilnya memperkuat Timnas.

Apalagi, Pasukan Garuda memang butuh sosok baru di lini gelandang serang sebagai penyegaran.

Kelebihan:

Paham karakter dan strategi pelatih, punya kecepatan, cerdas dalam penempatan diri, tajam.

Kekurangan

Butuh waktu beradaptasi karena debutan, permainan di liga kurang konsisten.

4. Alsan Sanda, Bhayangkara FC

Satu lagi mantan anak buah buah Simon di Bhayangkara yang dipanggil ke Timnas. Dia pemain sayap Alsan Sanda.

Mampu menjadi pemain inti di Bhayangkara dalam beberapa musim terakhir, dan konsisten dalam level permainan tinggi, membuat Alsan tampaknya mendapat kesempatan jalani debut bersama Timnas.

Kelebihan: 

Tajam, punya kecepatan, bisa bermain di beberapa posisi pada lini penyerangan.

Kekurangan:

Perlu waktu beradaptasi dengan rekan setim, akurasi sepakan harus lebih dimaksimalkan.

Komentar

komentar