STRIKER.ID-Kabar gembira menyapa dua Aremania yang sebelumnya dihukum sanksi seumur hidup, yaitu Yuli Sumpil dan Vandy. Setelah PSSI melakukan anulir keputusan Komdis pada 2018.

Menurut Sekjen PSSI Ratu Tisha, melakukan amanah keputusan Kongres PSSI di Bali 20 Januari lalu, maka Exco yang mendapat amanah untuk melakukan review terhadap keputusan Badan Komisi Yudisial (Komdis).

Atas hal ini, PSSI pun mengeluarkan beberapa Surat Keputusan (SK).

Salah satu SK tersebut menyebutkan, bahwa sanksi hukuman terhadap Yuli Sumpil, Fandy, dan dan juga suporter Persib Bandung tidak dapat dilakukan.

Karena, kondisi terkini infrastruktur kompetisi. Jenis keputusan komdis yang dinilai tdk bisa dijalankan adalah, larangan kepada (individu) untuk memasuki stadion dan larangan bagi penonton masuk/menonton pertandingan di dalam stadion tanpa menggunakan atribut, termasuk nyanyian, koreo dan semua hal yang terafiliasi dengan klub. Dua hal ini, PSSI menilai, dalam implementasiya tdk hanya mengalami kendala, akan tetapi justru berpotensi menimbulkan masalah baru, pelanggaran disiplin.

“Keputusan ini, diambil setelah dilakukan telaah panjang dan hati hati. Dengan tujuan yang terukur, yaitu perbaikan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dibarengi upaya edukasi supporter oleh Klub”, demikan dikatakan Sekjen PSSI, Ratu Tisha.

photo: Sekjen PSSI Ratu Tisha saat memantau laga Arema Vs Metro FC, Selasa (20/11/18)

Sementara SK lain fokus kepada pelanggaran disiplin yang dilakukan suporter dan mengakibatkan denda kepada klub. PSSI memutuskan mengembalikan sebagian denda tersebut kepada klub, sebagai wujud dukungan finansial dalam program edukasi suporter yang wajib dilakukan klub.

PSSI akan terus melanjutkan kajian, evalusi terhadap semua keputusan komdis lainnya. Termasuk yang berhubungan dengan Kompetisi Liga-2.

Komentar

komentar