STRIKER.ID – Pemain depan Inter Milan Mauro Icardi akhirnya mulai ‘buka suara’, setelah didepak dari posisi kapten di klub, dengan sebuah pesan di Instagram yang memperlihatkan kecintaannya kepada Inter Milan, namun, ua juga mempertanyakan apakah klub Serie A tersebut juga punya perasaan yang sama dengan dirinya?

Sebelumnya, penyerang berusia 26 tahun tersebut, sudah digantikan oleh kiper Samir Handanovic sebagai kapten tim, sejak laga di Liga Eropa, saat Inter melawat ke kandang Rapid Vienna.

Bahkan dia dikeluarkan dari skuat utama Inter, sejak menjalani perawatan cedera lututnya, dimana sebenarnya dokter mengatakan cederanya tidak serius dan Icardi siap dimainkan. Namun hal itu tidak pernah terjadi. Hingga laga terakhir Inter melawan Cagliari pekan ini, nama Icardi tak pernah masuh di dalam starter.

Seperti dilandir dari espn.com, dalam pesan, yang diunggah pemain asal Argentina tersebut di Instagramnya, dia mengatakan tak pernah sedikitpun kehilangan rasa hormatnya kepada Inter, namun ia juga mempertanyakan apakah tim sekota AC Milan tersebut masih menghormatinya.

Pesan lengkap Icardi di Instagram 

“Adalah momen yang sulit, ketika kamu memperlihatkan bagaimana cinta sejati,”

“Seperti bagaimana saya terus bertahan di Inter seperti sekarang. Semua saya berikan untuk klub, khususnya dengan gol saya. Saya selalu berusaha membantu Inter menjadi yang terbaik, dengan segala yang saya miliki. Bahkan tidak peduli dengan masalah finansial fair play. Saya juga kuat untuk menghadapi hal – hal buruk yang dikatakan  orang tentang kami,”

“Bersama Inter. Di Inter, dan dengan segala pengorbanan, saya selalu memilih untuk tinggal. Demi cinta untuk biru hitam ini. Saya sudah banyak menolak tawaran, yang pasti akan sulit ditolak pesepakbola manapun di dunia ini. Saya bermain dengan rasa sakit, yang selalu membuat saya berlinang air mata setelah pertandingan. Namun saya tetap mau bermain dan bermain, meskipun itu melawan perintah dokter,”

“Karena dengan masuk ke lapangan, saya bisa melupakan segala rasa sakit, dengan satu tujuan utama, yaitu membaantu warna ini untuk terus menjadi yang terbaik. Bersama Inter, hanya untuk Inter. Demi cinta untuk warna Nerazzurri. Karena hanya ada satu Inter, saya menunjukkan kepada anak saya, bahwa kita harus selalu menjaga harapan. Saya mengajarkan bahwa meraih kemenangan itu tidak mudah, namun melakukannya bersama Inter selalu memberikan sensasi yang luar biasa, dimana hanya Interista sejati yang paham. Saya melihat dari mata anak saya, bahwa dia paham. Tidak ada anak kecil yang berbohong,”

“Mereka sudah belajar mencintai Inter di rumah. Saya mewujudkan mimpi saya, dan mewujudkan mimpi kami Interisti, untuk bisa kembali ke Liga Champions, dengan tim yang saya pimpin sebagai kapten. Karena saya selalu merasa terkoneksi dengan cinta dengan tim ini. Saya selalu diuji dengan bagaimana banyaknya kesempatan untuk bisa meninggalkan klub ini. Saya menghormati fans, rekan setim, klub dan semua pelatih yang pernah ada di sini,”

“Saya sudah berkolaborasi dengan klub, baik di dalam lapangan dan di luar lapangan, dalam membantu setiap pemain untuk bisa beradaptasi, menunjukkan mereka bagaimana kami meraih target dalam semangat khas Inter. Saya tahu bagaimana cinta untuk klub ini, dan semua fans juga pasti mengetahuinya, karena mereka melihat, bagaimana saya menderita dan menangis, dan menjadi pengalaman berharga bagi kami. Di, dan bersama Inter. 

“Namun, seperti saya katakan, semua pengorbanan yang kami buat adalah untuk kecintaan kepada warna ini, menghormati semua orang. Saya tidak tahu, apakah cinta yang diberikan Inter kepada saya adalah serupa? Saya tidak tahu, apakah ada beberapa orang di sana punya hasrat untuk bereaksi dan berusaha menyelesaikan masalah yang ada, demi cinta untuk Inter. Dalam keluarga, banyak hal yang terjadi, baik dan buruk,”

“Dan untuk cinta, kamu perlu mendukungnya dengan banyak hal, dengan semuanya. Namun kehormatan jangan pernah kita nodai. Begitu banyak  nilai, dan di dalam nilai itulah kita berjuang bersama. Dalam sejarah, di Inter, bersama Inter,”

Manajer Inter, Beppe Marotta awal pekan ini,berharap dalam beberapa waktu kedepan, n istri dan agen Icardi, Wanda Nara, akan segera bertemu dengannya, untuk bernegosiasi terkait dengan kontrak baru Icardi. Ia berharap semua masalah bisa segera diselesaikan.

 

Icardi sekarang sudah melewatkan empat laga Inter Milan, dan akan melewatkan laga kelima, ketika Inter menghadapi Cagliari pada Jumat (01/03). Pemain berusia 19 tahun Facundo Colidio sudah dipanggil Spaletti untuk menggantikan posisi Icardi.

Komentar

komentar