sumber foto: liga-indonesia.id

STRIKER.ID – Manajemen Sriwijaya FC akhirnya memberikan respon atas tuntutan tunggakan gaji dan DP yang dikeluhkan sejumlah mantan pemain mereka baru – baru ini. Atas hal ini, pihak Laskar Wong Kito menyebut ada keterlibatan pihak operator kompetisi.

Sebelumnya, beramai – ramai mantan pemain Sriwijaya FC menyoalkan adanya tunggakan gaji dan juga kekurangan uang muka kontrak untuk musim 2018, yang masih belum dibayar hingga saat ini.

Melalui media sosial Instagram, sejumlah pemain seperti Beto Goncalves, Ichsan Kurniawan, Teja Paku Alam dan banyak yang lain, secara nyaris bersamaan menggungah keluhan yang sama.

Simak pula:

Mereka mengakui, selama ini sulit menjalin komunikasi dengan manajemen Sriwijaya yang memang beru berganti. Sehingga para pemain saat ini tidak bisa menemukan solusi dan penjelasan terkait dengan gaji dan DP yang masih belum terbayarkan tersebut.

foto: sripoku.com

Mewakili manajemen Sriwijaya FC, sekretaris tim Hendri Rizal Darmawan, justru menyayangkan apa yang dilakukan sejumlah pemain tersebut.

Karena menurut Hendri, pihaknya sama sekali tidak ada maksud menahan hak para pemain. Hingga kini Sriwijaya masih menunggu sisa pembayaran subsidi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga.

“Setelah kompetisi kita belum ada kepastian soal pembayaran dana subsidi tersebut. Karena subsidi tersebut yang akan kami bayarkan kepada pemain,” kata Rizal, seperti dikutip dari Sripoku (02/03).

Bahkan menurutnya, pihak manajemen pun sudah berkirim surat resmi kepada PT LIB untuk menanyakan sisa uang subsidi dari musim 2018 tersebut. Dalam surat tersebut, Laskar Wong Kito juga mencantumkan jumlah tunggakan kepada pemain yang harus mereka bayarkan.

“Jadi tanggal 7 Januari manajemen sudah kirim surat ke PT LIB biar kirim uangnya, ditransfer ke pemain langsung. Tapi sekarang belum ada kabar,” jelasnya.

Surat yang dilayangkan oleh manajemen bernomor 2/SFC/I/2019 tanggal 7 Januari 2019 yang ditandatangani Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid itu dijelaskan, diketahui bahwa subsidi PT LIB kepada PT SOM yang masih tertunggak Rp2.374.808.702 dari nilai total 7,5 miliar.

 

Komentar

komentar