STRIKER.ID- Kondisi Persiba Balikpapan yang masih terpuruk di kasta kedua, membuat banyak pihak prihatin. Salah satunya adalah Esteban Guillen, mantan gelandang Arema yang menghantarkan Singo Edan juara pada 2010 yang lalu.

Esteban sendiri memang pernah menjadi bagian dari Persiba Balikpapan. Tepatnya pada musim 2012, setelah selama dua musim pemain Uruguay ini jadi bagian dari era keemasan Singo Edan.

Rupanya situasi Persiba yang masih ada di Liga 2, juga mengundang prihatin dari pemain yang terkenal dengan tendangan bebas maut nya tersebut.

Mantan pemain yang kini berusia 38 tahun tersebut, mengatakan mendukung dan dan berharap agar pada musim 2019, Persiba yang baru berganti manajemen bisa segera bangkit dan kembali ke kasta tertinggi.

Dukungan Esteban tersbut, diungkap mantan manajer Persiba Jamal Al Rasyid melalui unggahan di akun Instagramnya.

Dalam unggahan tersebut, tampak Esteban dan keluarga memberikan dukungan melalui sebuah video pendek, sambil mengenakan kostum Persiba.

View this post on Instagram

terbaru ☝️☝️☝️ . ESTEBAN GUILLEN . Harapan dari salah satu gelandang terbaik yg pernah merumput di LIGA Indonesia @estebanguillen_coach ….. Persiba back to LIGA 1 . Saat ini Esteban Guillen mulai merintis sebagai pelatih dan telah mendapatkan licensi sebagai pelatih profesional. Dan satu harapan bisa kembali ke Indonesia sebagai Pelatih, baik di Liga 1 maupun Liga 2 …… selamat coach . Salah satu gelandang excellent ini 2012 berkostum Persiba Balikpapan saat Bang Kumis masih menjadi anak gawang ….. dari negeri seberang URUGUAY Amerika Latin pemain ini selalu memantau perkembangan sepak bola Indonesia terlebih Persiba Balikpapan yang pernah dibelanya. Campur aduk perasaannya ketika mendengar Persiba tergredasi ke Liga 2 ….. . Perhatiannya yg begitu dalam thd Persiba Balikpapan terlihat dari video ini …. Persiba tetap dihati dan kembali ke Liga 1 salam dari keluarga kami semua di URUGUAY terkhusus untuk supporter setia Persiba yg selalu mendukung dalam suka dan duka …. titip salam Pak dari saya dan keluarga untuk Balistik …. . Terimakasih Esteban … salam dari kami supporter Persiba Balikpapan . #persiba #balistik

A post shared by Jamal Al Rasyid (JAR) (@jamalalrasyid80) on

Esteban sendiri saat ini tengah berkonsentrasi mendalami ilmu kepelatihan di Uruguay.

Sebelumnya nama Esteban sempat diisukan akan kembali ke Arema FC sebagai pelatih pada akhir musim 2018. Namun nyatanya, manajemen Singo Edan menjatuhkan pilihan kepada Milomir Seslija.

Dalam suatu kesempatan berbebeda, mantan pemain PSMS Medan ini pernah mengungkap, memang suatu saat ingin kembali ke kompetisi Indonesia sebagai seorang pelatih.

Bersama Arema, Esteban memang menjadi sensasi tersendiri. Masuk di tengah musim 2010, namanya langsung melambung, setelah sukses menghantarkan Singo Edan jadi juara di musim yang sama.

Permainannya yang simpel, taktis, dengan umpan terukur sebagai gelandang bertahanlah, yang kala itu mampu memukau Aremania, hingga saat ini.

Komentar

komentar