(Image: Marc Atkins/Getty Images)

STRIKER.ID – Kesepakatan Everton untuk bisa mempermanenkan Kurt Zuma di akhir musim ini berpotensi batal, setelah banding larangan transfer Chelsea kepada FIFA gagal.

Pihak Stamford Bridge sendiri, sebelumnya memang mendapatkan sanksi dari FIFA atas pelanggaran transfer pemain ilegal, karena di bawah umur. Chelsea dijatuhi hukuman larangan membeli pemain selama dua kali waktu jeda transfer, serta didenda sebesar 600 ribu Swiss Francs.

Simak juga:

Chelsea juga sebenarnya sudah langsung mengajukan banding, beberapa saat setelah putusan hukuman tersebut keluar pada Februari lalu. Mereka berharap agar mendapatkan penundaan hukuman, sampai bisa diketahui hasil akhir banding mereka.

Namun, rupanya tak butuh waktu lama bagi FIFA. Hari Jumat 08/03), induk federasi sepakbola se dunia ini sudah sudah mengeluarkan keputusan atas banding Chelsea.

Dimana mereka menolak  permintaan Chelsea untuk menunda hukuman, dalam masa banding, dan tetap menjatuhkan larangan mendatangkan pemain baru dalam dua kali masa jendela transfer.

Keputusan FIFA ini diambil, setelah menemukan bukti – bukti yang memberatkan Chelsea dalam dugaan membeli pemain di bawah 18 tahun dari luar negeri. Dimana hal ini bertentangan dengan peraturan FIFA.

Pada hari Jumat, melalui laman resminya, Chelsea pun mengluarkan pernyataan resmi, terkait keberatan mereka atas hukuman tersebut. Berikut pernyataannya:

“Klub sepakbola Chelsea sangat terpukul dengan keputusan FIFA untuk tidak menunda sanksi tersebut, dalam masa banding kami.

“Klub berusaha untuk bisa mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh FIFA, termasuk dalam upaya banding kepada komisi disiplin. Mengacu pada prosedur dan juga keadilan, sesuai dengan hukum di Swiss, maka adalah hak klub untuk mengajukan banding. Dimana dalam proses tersebut, hukuman tidak bisa diberlakukan, sampai sidang banding selesai,”

“Sejauh ini, Klub mencoba memahami bahwa hukuman tetap akan dijalankan oleh FIFA, klub tetap menyesalkan bahwa sanksi tetap berjalan, meskipun masa dan proses banding masih berjalan. Dalam kasus ini, Chelsea merasa diberlakukan tidak adil, jika dibandingan dengan tim lain di Eropa,”

“Kami akan mempertimbankan langkah kami berikutnya, setelah kami surat alasan resmi atas keputusan ini dari FIFA. Klub mencatat, bahwa komite banding, juga terbuka jika kami ingin menaikkan kasus ini ke CAS (pengadilan olahraga tertinggi yang berkedudukan di Swiss). Saat ini, klub akan terus bersikap kooperatif, dalam mengikuti setiap prosesnya,”

Dengan adanya hukuman FIFA kepada Chelsea ini, bisa dibilang harapan Everton untuk bisa mengikat kontrak penuh Kurt Zouma kini terancam gagal. Pemain asal Prancis ini sudah menjadi bagian dari Everton sejak awal musim, dengan status peminjaman dari Chelsea.

Karena, dengan situasi tidak bisa mendatangkan pemain baru, bisa jadi Chelsea akan menarik pulang Zouma dan batal menjualnya kepada Everton. Karena inilah satu-satunya cara bagi Chelsea bisa mendapatkan tenaga baru musim depan.

Everton terlanjur jatuh cinta dengan Zouma

 (Photo by Alex Livesey/Getty Images)

Seperti dilansir dari The ECHO, pelatih Everton Marco Silva mengaku sudah jatuh cinta dengan Zouma, dan berharap bisa membuatnya menjadi pemain The Toffees untuk waktu yang lama.

“Saya sangat senang dengan Zouma, dia terus berkembang, dan mau berusaha, dia adalah pemain yang sangat profesional, saya lihat dia senang di Everton, dia adalah teman yang baik, dan juga pemain yang sangat penting bagi kami,” kata Silva.

“Kita lihat saja, apa yang bisa kami lakukan untuknya di masa depan. Tentu saja, semua juga tergantung keinginan Zouma sendiri. Namun apapun yang terjadi, saya sangat senang dengan kehadirannya di tim ini,” tutupnya.

Chelsea sendiri sangat ngotot untuk bisa lepas dari hukuman ini. Selain mengajukan banding lewat Komite banding FIFA, tidak menutup kemungkinan mereka juga akan maju ke pengadilan arbitrase olahraga dunia (CAS).

Komentar

komentar