(Photo by Gonzalo Arroyo Moreno/Getty Images)

STRIKER.ID – Neymar saat ini pantas untuk resah, setelah otoritas pajak Spanyol berkeinginan memerikan catatan pajaknya, atas bonus yang diterima bintang Brasil tersebut dari Barcelona, sesaat sebelum dia dipinang oleh Paris Saint-Germain.

Dilansir dari surat kabar Spanyol El Mundo, bahwa kantor pajak Spanyol, saat ini tengah intens memeriksa laporan pajak semua pegawai di Barcelona, khususnya yang berkenaan dengan Neymar. Dimana saat ini Barcelona sendiri sedang berusaha menyeimbangkan keuangannya.

Menurut laporan El Mundo, fokus otoritas pajak Spanyol adalah pembaruan kontrak yang baru saja ditandatangani Neymar, sesaat sebelum akhirnya dia memecahkan rekor transfer ke PSG. Dua hal tersebut akan dilihat, apakah sudah sesuai dengan ketentuan pajak di Spanyol.

Sejatinya, kasus pemeriksaan pajak kembali seperti yang kini dialami Barcelona dan Neymar terbilang jarang. Sebelumnya, Neymar disebutkan sudah menjalankan kewajibannya dalam membayar pajar, dalam bonusnya sebesar 64.4 juta euro, dan transfernya sebesar 222 juta euro ke PSG.

Neymar tinggal di Spanyol lebih dari 183 hari pada 2017, dimana dia seharusnya melaporkan semua pendapatannya, baik dari Barcelona, atau PSG.

Dikabarkan, Barcelona  sudah pertama kali membayar pajak untuk Neymar sebesar 23.7 juta euro, untuk penambahan bonus serta transfer fee PSG.

Kini tim Catalan tersebut dikabarkan menolak untuk melakukan pembayaran sesi kedua, dan kini justru meminta penghitungan pajak ulang, karena mereka diharuskan membayar pajak plus denda sebesar 75 juta euro.

Neymar sendiri berharap agar pajak bonusnya tersebut bisa diselesaikan oleh Barcelona.

Sidang perdana kasus ini rencana digelar pada 21 Maret mendatang.

Barcelona juga kabarnya sudah mendepositokan sejumlah dana kepada perwakilan Neymar sebelum akhirnya sang pemain memutuskan hengkang, sebagai tanda keseriusan mereka mengontraknya untuk jangka panjang.

Otoritas pajak Spanyol juga mempertanyakan dokumen lengkap transfer Neymar ke PSG. El Mundo juga menyebut, bahwa PSG sudah mengirimkan dokumen yang dimaksud ke pengadilan Spanyol, namun dengan catatan keuangan yang dirahasiakan.

Bagaimanapun, pengadilan akan meminta tim Ibu Kota Prancis tersebut untuk mengirimkan dokumen yang lengkap.

Laporan menyebutkan, bahwa kontrak Neymar dengan PSG memang tidak pernah benar-benar keluar ke publik. Konon ia menerima sekitar 40 juta euro, yang menyamakan gajinya dengan seorang Lionel Messi di Barcelona, sebagai pemain dengan bayaran termahal di muka bumi.

Kasus ini sendiri masih terus berjalan dan disidangkan.

Komentar

komentar