foto: Jawa Pos

STRIKER.ID – Keberadaan pemain depan impor Arema FC Robert Lima ‘Gladiador’ Guimaraes kini sedang terancam. Menyusul performa tak maksimal yang dia tunjukkan dalam beberapa laga terakhir.

Sejatinya Robert Lima terhitung cukup tajam. Ia buktikan dengan tujuh gol dalam tujuh laga pra musim yang dia lakoni sejauh ini. Namun sayangnya, gol – gol pemain asal Brasil tersebut bukan tercipta di laga – laga krusial.

Baca juga:

Ia justru gagal mencatatkan gol untuk membantu timnya, ketika kalah dari Persela Lamongan, atau dua kali ditahan Persib Bandung di Piala Indonesia.

Didukung dengan fisiknya yang dinilai belum ideal, keberadaan pemain berusia 32 tahun ini pun mulai dipertanyakan oleh pendukung setia Arema, Aremania.

Aremania, ingin, agar manajemen mengevaluasi keberadaan Robert Lima, dan mencari pemain yang lebih baik, sebelum kompetisi resmi diputar Mei mendatang.

Setali tiga uang dengan suporter, manajemen Arema sendiri, sekarang sedang berancang – ancang mengevaluasi penuh Robert Lima. Kabarnya, manajemen hanya akan memberikan waktu bagi Gladiador hingga 8 besar Piala Presiden 2019 untuk membuktikan diri.

Nah, jika memang Robert Lima dilepas, kira – kira, siapakah pemain yang bisa menggantikannya?

Berikut, tim redaksi striker.id, sudah mencoba menganalisa dan mengumpulkan data pemain yang bisa jadi cocok dengan Arema FC sebagai ujung tombak:

  1. Marquinhos (Brasil)

. BOGDAN IORDACHE / MEDIAFAX FOTO

Nama pertama yang bagi kami akan tepat mengisi lini depan Singo Edan, adalah seorang pemain depan asal Brasil bernama Marquinhos. Pemain dengan posisi spesialis sebagai penyerang sayap ini dikenal dengan kecepatan dan olah bolannya yang spesial.

Pemain bernama lengkap Marcus Vinicius Vidal Cunha ini banyak menghabiskan kariernya di Eropa. Terakhir ia bermain untuk klub kasta tertinggi liga Lithuania FK Zalgiris. Saat ini posisi pemain berusia 26 tahun ini sedang dalam bebas transfer, setelah kontraknya di Zalgiris pada akhir 2018 lalu tidak diperpanjang.

Catatannya selama berkarir di liga Rumania bersama Astra Giurgiu dan Otelul Galati juga cukup baik. Dalam 51 penampilannya ia mencetak 11 gol dan 8 assist.

Bagi kami Marquinhos bisa menjadi pemain yang tepat di sisi sayap Arema, yang selama ini dikeluhkan oleh pelatih Milo Seslija. Sedangkan sebagai ujung tombak, Arema nanti bisa mempercayakan pada dua pemain lokal Dedik Setiawan dan Nur Hardianto.

Nilai perkiraan kontrak Marquinhos juga tidak terlalu tinggi. Dari data di situs Jerman transfermrkt, ia dibandrol 250 ribu euro atau sekitar Rp 4 miliar.

2. Osmar (Brasil)

Bila Marquinhos lebih bertipikal penyerang sayap yang bisa merusak pertahanan lawan. Maka pemain pilhan kami selanjutnya Osmar adalah pemain berkarakter target man, sama seperti Robert Lima.

Pemain bernama lengkap Oscar Francisco Moreira Jesuino ini adalah mantan bomber klub kasta tertinggi liga Vietnam HAGL. Dalam beberapa tahun terakhir, karir pemain depan berusia 31 tahun ini memang banyak dihabiskan di liga Vietnam. Selain HAGL, Osmar juga pernah bermain untuk klub Song Lam.

Sebelum ke Vietnam, pemain dengan postur 180cm ini banyak menghabiskan masa bermainnya di kasta kedua liga JepangĀ  J2. Tim – tim seperti Mito HollyHock, Avispa Fukuoka dan Ehime FC pernah dia perkuat.

Punya fisik yang kuat dan kokoh, serta tembakan keras ke arah gawang jadi karakter utama seorang Osmar.

Saat ini posisinya juga tengah tanpa klub, setelah dilepas dengan bebas transfer oleh HAGL pada November 2018 lalu. Harga Osmar juga masih terjangkau untuk Arema kami kira, dengan nominal di angka 175 ribu euro (Rp 2,8 miliar).

Prev1 dari 2
Klik Next untuk melihat halaman selanjutnya

Komentar

komentar